PERKUMPULAN PETANI PEMAKAI AIR (P3A) DALAM PENGELOLAAN IRIGASI TERSIER BOJONG DI KABUPATEN KEBUMEN TAHUN 2019


Ervan Budi Kurniawan, 3201414118 (2021) PERKUMPULAN PETANI PEMAKAI AIR (P3A) DALAM PENGELOLAAN IRIGASI TERSIER BOJONG DI KABUPATEN KEBUMEN TAHUN 2019. Under Graduates thesis, universitas negeri semarang.

[thumbnail of 3201414118 - Ervan Kurniawan(v).pdf] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Kerusakan jaringan irigasi tersier yang sering terjadi tidak hanya disebabkan oleh bencana alam, akan tetapi kurangnya pengetahuan dan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan. Oleh karena itu, pentingnya kelembagaan P3A dalam upaya memanfaatan air irgasi secara maksimal dan menjaga keberfungsian saluran irigasi tersier. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui kegiatan P3A dalam pengelolaan irigasi tersier Bojong di Kabupaten Kebumen, 2) mengetahui hambatan-hambatan P3A dalam pengelolaan irigasi tersier Populasi dalam penelitian ini adalah petani P3A daerah irigasi Bojong Kabupaten Kebumen sebanyak 52 orang petani yang tersebar di delapan desa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Total Sampling. Variabel dalam penelitian ini antara lain bentuk kegiatan P3A, dan hambatan hambatan P3A dalam pengelolaan irigasi tersier. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, kuesioner, dokumentasi dan observasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukan kegiatan P3A dalam pengelolaan irigasi tersier diwujudkan dalam bentuk kegiatan rapat, perawatan dan perbaikan serta pemantauan kondisi saluran. Hambatan pengelolaan yang sering dihadapi cenderung pada rendahnya keterlibatan petani dalam kelembagaan P3A dan rendahnya keterlibatan dalam kegiatan pengelolaan irigasi tersier. Salain itu kurangnya publikasi dan komuniaksi dari kelembagaan P3A mengakibatkan sedikitnya jumlah anggota P3A dan rendahnya partisipasi petani. Tingkat pengetahuan petani P3A Bojong tentang pengelolaan irigasi termasuk dalam kriteria cukup baik dengan rata-rata persentase 75.86%. Tingkat pengetahuan petani P3A cukup baik dikarenakan pengalaman usahatani yang dimilik rata-rata cukup lama yaitu 20-30tahun, dengan pengalaman terendah adalah 4 tahun dan pengalaman terlama 35tahun. Saran dalam penelitian ini adalah peningkatan komunikasi karena pengelolaan irigasi tersier pada tingkat desa memerlukan dukungan dari berbagai pihak, baik dari pemerintah, UPTD Sempor, desa, masyarakat dan petani. peningkatkan keterlibatannya pelatihan maupun sosialisasi agar pengetahuan P3A lebih baik dan kelembagaan P3A dapat berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Peran P3A, Pengelolaan Irigasi Tersier, Tingkat Pengetahuan P3A, Hambatan Pengelolaan Irigasi Tersier
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Geografi, S1
Depositing User: Kharisma ADHIARYA
Date Deposited: 09 Nov 2022 00:50
Last Modified: 09 Nov 2022 00:50
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/52795

Actions (login required)

View Item View Item