STRATEGI OPTIMALISASI SISTEM IRIGASI BENDUNG GLAPAN UNTUK PENINGKATAN HASIL PERTANIAN DI KECAMATAN GUBUG KABUPATEN GROBOGAN


Agnesti Widyanto, 7111417111 (2021) STRATEGI OPTIMALISASI SISTEM IRIGASI BENDUNG GLAPAN UNTUK PENINGKATAN HASIL PERTANIAN DI KECAMATAN GUBUG KABUPATEN GROBOGAN. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of STRATEGI OPTIMALISASI SISTEM IRIGASI BENDUNG GLAPAN UNTUK PENINGKATAN HASIL PERTANIAN DI KECAMATAN GUBUG KABUPATEN GROBOGAN] PDF (STRATEGI OPTIMALISASI SISTEM IRIGASI BENDUNG GLAPAN UNTUK PENINGKATAN HASIL PERTANIAN DI KECAMATAN GUBUG KABUPATEN GROBOGAN) - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (12MB) | Request a copy

Abstract

Sistem irigasi Bendung Glapan saat ini masih terkendala adanya sedimentasi pada bagian hulu sumber air sehingga menyebabkan pasokan air berkurang. Hal tersebut menyebabkan produksi pertanian menjadi terganggu. Penelitian in bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan dan permasalahan yang ada pada sistem irigasi Bendung Glapan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menyusun strategi optimalisasi sistem irigasi Bendung Glapan di Kecamatan Gubung Kabupaten Grobogan. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah beberapa instansi terkait, studi literatur dan survey kelapangan ke beberapa key person yang sudah dipilih oleh penelitian di beberapa desa di kecamatan Gubug. Analisis yang digunakan adalah Analytical Hierarki Proces (AHP) lau diolah menggunakan software Expert Choice. Hasil penelitian menunjukan bahwa hambatan dan permasalahan yang masih dihadapi dalam pengelolaan sistem irigasi di Bendung Glapan yaitu sedimentasi kali tuntang yang menyebabkan pasokan air berkurang, meinimnya ketersediaan alat seperti mesin pompa, pintu air, maupun alat pengukru debit air. Selain itu juga koordinasi dan kesadaran antar pihak terkait masih minim. Berdasarkan analisis AHP, kriteria yang paling diprioritaskan dalam strategi optimalisasi sistem irigasi di Bendung Glapan untuk peningkatan hasil pertanian adalah kriteria uang dengan nilai bobot sebesar 0,520. Kriteria prioritas kedua adalah metode dengan bobot sebesar 0,203 dan kriteria prioritas terakhir adalah mesin dengan nilai bobot sebesar 0,176. Sedangkan alternatif prioritas pertama dalam strategi optimalisasi sistem irigasi untuk peningkatan hasil pertanian adalah alternatif dana pemerintah dengan nilai bobot sebesar 0,211. Alternatif prioritas kedua adalah dan iuran anggota dengan nilai bobot sebesar 0,166. Sedangkan alternatif prioritas terakhir adalah inisiatif sumber daya manusia dengan nilai bobot 0,005. Perlu adanya koordinasi dan kerjasama antar pihak untuk pembagian tugas agar pengelolaan sistem irigasi dapat berjalan secara efektif dan efisien

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Sistem Irigasi, Analytical Hierarki Proses (AHP), Bendung Glapan
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Fakultas: Fakultas Ekonomi > Ekonomi Pembangunan, S1
Depositing User: dwi setyo hastaningsih
Date Deposited: 31 Oct 2022 07:33
Last Modified: 31 Oct 2022 07:33
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/52391

Actions (login required)

View Item View Item