Analisis Kelayakan Ekonomi Budidaya Rumput Laut di Pesisir Kabupaten Jepara


Teguh Risdiansyah , 7450406005 (2011) Analisis Kelayakan Ekonomi Budidaya Rumput Laut di Pesisir Kabupaten Jepara. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of “Analisis Kelayakan Ekonomi Budidaya Rumput Laut di Pesisir Kabupaten Jepara]
Preview
PDF (“Analisis Kelayakan Ekonomi Budidaya Rumput Laut di Pesisir Kabupaten Jepara) - Published Version
Download (2MB) | Preview

Abstract

Rendahnya tingkat penghasilan budidaya rumput laut membuat petani sulit menabung sehingga sulit mengembangkan budidaya rumput laut. Kecilnya pendapatan disebabkan beberapa persoalan diantaranya tentang kelayakan usaha budidaya rumput laut, apakah budidaya yang dilakukan secara ekonomi layak atau tidak. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana profil petani rumput laut, seberapa besar tingkat produktivitas petani rumput laut, bagaimana kelayakan usaha budidaya rumput laut di pesisir Kabupaten Jepara. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui profil petani rumput laut, mengetahui tingkat produktivitas petani rumput laut, mengetahui kelayakan usaha budidaya rumput laut di pesisir Kabupaten Jepara. Populasi penelitian berjumlah 10 kelompok pembudidaya rumput laut dengan sampel 10 orang ketua kelompok yang mewakili anggotanya. Variabel penelitian profil petani rumput laut, tingkat produktivitas petani rumput laut, kelayakan usaha budidaya rumput laut di pesisir Kabupaten Jepara. Metode pengumpulan datanya meliputi dokumentasi, wawancara, observasi, dan kuesioner. Metode analisis data adalah analisis deskriptif persentase, estimasi biaya investasi awal, estimasi biaya operasi, estimasi pendapatan, Payback Period (PP), Return On Investment (ROI), Benefit Cost Ratio (B/C Ratio) . Terdapat 3 model budidaya berdasarkan modal, model 1 kombinasi modal sendiri dan bantuan pemerintah tenaga kerja dari kelompok sendiri pembagian hasil dibagi rata antar anggota kelompok, model 2 modal dari investor dalam negeri dengan tenaga kerja kelompok dan bayaran dengan bagi hasil 40% untuk anggota kelompok dan 60% untuk investor dan model 3 modal dari investor luar negeri tenaga kerja kelompok dan bayaran dengan gaji bulanan. Tingkat pendidikan anggota kelompok rendah mayoritas lulus SD sebesar 76,8% dan mayoritas pekerjaan pokok nelayan sebesar 87,5%. Teknologi tanam metode long line, bibit dari Karimun Jawa, produktivitas kurang lebih 2 ton/Ha,analisis kelayakan ekonomi terdapat 5 kelompok yang tidak layak dilaksanakan dan terdapat 5 kelompok yang layak dilaksanakan. Saran Model budidaya paling baik berdasarkan penelitian model 1 sehingga perlu dikembangkan dalam budidaya selanjutnya.Produktivitas rumput laut tergantung dari perawatan dan perlakuan terhadap rumput laut sehingga perlu dilakukan penyuluhan budidaya rumput laut secara rutin oleh Dinas Kelautan dan Perikanan. Kelompok budidaya rumput lautnya tidak layak di sebabkan sistem gaji bulanan sehingga biaya produksi meningkat, disarankan memakai sistem bagi hasil hal ini dirasa lebih adil antara investor dan anggota kelompok.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Profil Petani Rumput Laut, Tingkat Produktivitas, kelayakakan Usaha.
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Fakultas: Fakultas Ekonomi > Pendidikan Ekonomi, S1
Depositing User: budi Budi santoso perpustakaan
Date Deposited: 03 Oct 2011 06:09
Last Modified: 25 Apr 2015 05:52
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/5205

Actions (login required)

View Item View Item