Studi Analisa terhadap Proses Penyusunan Surat Dakwaan di Kejaksaan Negeri Rembang.


Ripkah Sri Wahyuningsih, 3450401052 (2005) Studi Analisa terhadap Proses Penyusunan Surat Dakwaan di Kejaksaan Negeri Rembang. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of Studi Analisa terhadap Proses Penyusunan Surat Dakwaan di Kejaksaan Negeri Rembang.]
Preview
PDF (Studi Analisa terhadap Proses Penyusunan Surat Dakwaan di Kejaksaan Negeri Rembang.) - Published Version
Download (289kB) | Preview

Abstract

Surat dakwaan merupakan mahkota persidangan yang harus dijaga dan dipertahankan secara mantap oleh penuntut umum. Surat dakwaan merupakan dasar bagi hakim untuk melakukan pemeriksaan di sidang pengadilan dan menjadi dasar pertimbangan bagi hakim dalam bermusyawarah untuk mengambil putusan. Mengingat bahwa peranan surat dakwaan menempati posisi sentral dalam pemeriksaan perkara pidana di pengadilan dan sekaligus membatasi ruang lingkup pemeriksaan, maka dituntut adanya kemampuan, kemahiran dan kejelian penuntut umum dalam menyusun surat dakwaan supaya tindak pidana yang dilakukan terdakwa dapat dijerat dengan pasal-pasal KUHP agar terdakwa dapat dijatuhi pidana sesuai dengan tindak pidana yang dilakukan. Kesalahan dalam penyusunan surat dakwaan dapat menimbulkan perkara yang diputus bebas atau lepas dari segala tuntutan hukum. Dan pada sisi lain membawa konsekuensi berupa timbulnya berbagai kendala dalam upaya pembuktian dakwaan. Pokok permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: (1) Apakah faktor pendukung penyusunan surat dakwaan?; (2) Apakah faktor penghambat penyusunan surat dakwaan?; (3) Apakah dampak dari kesalahan penyusunan surat dakwaan dan strategi apa yang dilakukan penuntut umum dalam meminimalisir kesalahan penyusunan surat dakwaan? Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui faktor pendukung penyusunan surat dakwaan; (2) Untuk mengetahui faktor penghambat penyusunan surat dakwaan; (3) Untuk mengetahui dampak dari kesalahan penyusunan surat dakwaan dan strategi yang dilakukan penuntut umum dalam meminimalisir kesalahan penyusunan surat dakwaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, yaitu penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan pelaku yang diamati. Penelitian ini memberi pemaparan gambaran mengenai situasi yang diteliti dalam bentuk narasi. Peelitian ini berlokasi di Kejaksaan Negeri Rembang dan yang menjadi objek penelitian adalah surat dakwaan. Fokus penelitian ini adalah: (1) Faktor pendukung penyusunan surat dakwaan; (2) Faktor penghambat penyusunan surat dakwaan; (3) Dampak kesalahan penyusunan surat dakwaan dan strategi penuntut umum dalam meminimalisir kesalahan penyusunan surat dakwaan. Sumber data diperoleh dari empat orang Jaksa Penuntut Umum sebagai responden, seorang penyidik, dua orang hakim dan dua orang pengacara sebagai informan. Alat dan teknik pengumpulan data diperoleh dari: (1) Wawancara kepada responden dan informan untuk memperoleh data dan informasi tentang faktor pendukung penyusunan surat dakwaan, faktor penghambat penyusunan surat dakwaan, dampak kesalahan penyusunan surat dakwaan dan strategi penuntut umum dalam penyusunan surat dakwaan; (2) Observasi kegiatan penyusunan surat dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum; (3) Dokumentasi untuk mendapatkan data tentang proses penyusunan surat dakwaan. Objektivitas dan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi dengan menggunakan perbandingan: (1) Membandingkan data hasil pengamatan dengan data wawancara; (2) Membandingkan hasil wawancara dengan isi suatu dokumen yang berkaitan. Analisis data berlangsung secara interaktif, dimana pada setiap tahapan kegiatan tidak berjalan sendiri-sendiri, analisis data melalui kegiatan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendukung surat dakwaan adalah kelengkapan Berkas Perkara baik formil maupun materiil dan profesionalisme atau kemampuan yuridis seorang Jaksa itu sendiri terhadap kasus posisi perkara. Faktor penghambat penyusunan surat dakwaan adalah kurang lengkapnya Berkas Perkara, tidak profesionalnya penyidik dalam melakukan penyidikan dan kurang profesionalnya Jaksa Penuntut Umum dalam tahapan prapenuntutan. Dampak kesalahan penyusunan surat dakwaan adalah dakwaan kabur atau batal demi hukum, ketidakberhasilan jalannya pembuktian perkara dan bebasnya terdakwa. Strategi Jaksa Penuntut Umum dalam meminimalisir kesalahan penyusunan surat dakwaan adalah dengan meningkatkan koordinasi dengan penyidik, menguasai Berkas Perkara dengan mengerahkan kemampuan maksimal dalam menyusun surat dakwaan dengan cermat, jelas dan singkat dalam memformulasikan bentuk surat dakwaan serta dalam pelaksanaan persidangan. Surat dakwaan terdiri dari identitas terdakwa, uraian perbuatan, tanggal pembuatan surat dakwaan dan tanda tangan Jaksa Penuntut Umum pembuat surat dakwaan. Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa dalam penyusunan surat dakwaan sangat ditentukan oleh kelengkapan Berkas Perkara, profesionalisme penyidik dalam tahap penyidikan dan profesionalisme Jaksa Penuntut Umum dalam tahapan prapenuntutan serta dalam penguasaan atas Berkas Perkara, karena apabila terdapat kesalahan terhadap penyusunan surat dakwaan akan dapat menimbulkan dakwaan kabur atau batal demi hukum yang akan menjadi kesulitan dalam pembuktian di persidangan dan dapat menyebabkan bebasnya terdakwa. Oleh karena itu, Jaksa Penuntut Umum menyusun strategi untuk meminimalisir kesalahan penyusunan surat dakwaan, yaitu dengan meningkatkan koordinasi dengan penyidik dan penguasaan Berkas Perkara supaya dapat mengerahkan kemampuan maksimal Jaksa Penuntut Umum dalam menyusun surat dakwaan dan dalam memformulasikan bentuk surat dakwaan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi para mahasiswa, dosen maupun penegak hukum, terutama Jaksa Penuntut Umum. Manfaat ini antara lain: (1) Menjadi sumber ilmu hukum, terutama dalam bidang hukum acara pidana mengenai penuntutan, khususnya penyusunan surat dakwaan; (2) Dapat menjadi sumbangan pemikiran untuk dijadikan arah penelitian yang lebih lanjut pada masa yang akan datang; dan (3) Dapat menjadi pedoman bagi para Jaksa Penuntut Umum untuk perbaikan dalam penyusunan surat dakwaan.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Analisa, Proses Penyusunan Surat Dakwaan
Subjects: K Law > K Law (General)
Fakultas: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum, S1
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 29 Mar 2011 06:18
Last Modified: 25 Apr 2015 04:03
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/520

Actions (login required)

View Item View Item