STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA DENGAN PENDEKATAN KONSEP URBAN COMMUNITY BASED TOURISM (UCBT) DI KAWASAN TERIDENTIFIKASI KUMUH KAMPUNG BAHARI TAMBAK LOROK KOTA SEMARANG


Muhammad Rais, 3211416012 (2021) STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA DENGAN PENDEKATAN KONSEP URBAN COMMUNITY BASED TOURISM (UCBT) DI KAWASAN TERIDENTIFIKASI KUMUH KAMPUNG BAHARI TAMBAK LOROK KOTA SEMARANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA DENGAN PENDEKATAN KONSEP URBAN COMMUNITY BASED TOURISM (UCBT) DI KAWASAN TERIDENTIFIKASI KUMUH KAMPUNG BAHARI TAMBAK LOROK KOTA SEMARANG] PDF (STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA DENGAN PENDEKATAN KONSEP URBAN COMMUNITY BASED TOURISM (UCBT) DI KAWASAN TERIDENTIFIKASI KUMUH KAMPUNG BAHARI TAMBAK LOROK KOTA SEMARANG) - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Tambak Lorok merupakan sebuah kampung kota yang secara administratif berada di Kelurahan Tanjung Mas Kota Semarang. Melalui SK Walikota Semarang No.050/801/2014 kelurahan ini diidentifikasi sebagai kawasan kumuh terbesar di Kota Semarang. Tambak Lorok yang memiliki karakterisik khas sebagai permukiman nelayan, saat ini tengah dibangun sebagai kampung wisata bahari. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui perkembangan penanganan permukiman kumuh di Tambak Lorok Kota Semarang, (2) Mengetahui standar kelayakan pariwisata dengan konsep Urban Community Based Tourism (UCBT) dan bentuk partisipasi masyarakat, (3) Menganalisis strategi pengembangan wisata bahari Tambak Lorok dengan pendekatan konsep UCBT. Populasi dalam penelitian ini adalah kawasan permukiman kumuh dan masyarakat Tambak Lorok. Sampel area diperoleh dengan teknik Sampling Purposive pada permukiman kumuh yang tersebar di RW 12, 13, 14, dan 15. Sedangkan Pemilihan sampel respoden dilakukan dengan teknik simple random sampling terhadap 94 responden. Teknik analisis data menggunakan analisis interpretasi citra secara visual dan analisis statistik dekriptif dengan pembobotan yang didasarkan atas Permen PUPR No.02/PRT/M/2016, serta analisis SWOT. Metode pengumpulan data menggunakan instrumen lapangan, interpretasi citra, kuesioner, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Tingkat kekumuhan mengalami penurunan yang mengindikasikan adanya perkembangan penanganan permukiman kumuh dengan persebaran kualitas permukiman yang didominasi oleh kumuh ringan di RW 12, 13, dan 15 sedangkan RW 14 sebagai kumuh sedang (2) Hasil Grand Mean Total sebesar 3,82 menunjukkan rata-rata responden setuju terkait perlunya pelibatan masyarakat dalam mengembangkan pariwisata artinya konsep UCBT layak untuk diterapkan, (3) Arahan strategi berdasarkan analisis SWOT adalah pembentukan lembaga, eskalasi peran dan kemampuan masyarakat, optimalisasi infrastruktur dan aksesibilitas, diversifikasi atraksi wisata, promosi, kerjasama serta dukungan regulasi. Saran dari penelitian ini adalah adanya skala prioritas dalam pengembangan wisata bahari Tambak Lorok dimulai dari penanganan masalah lingkungan seperti inundasi dan kondisi persampahan, hingga pemberdayaan masyarakat dengan pengembangan ekonomi kreatif untuk mendukung pariwisata.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Wisata Bahari, Urban Community Based Tourism, Permukiman Kumuh
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
G Geography. Anthropology. Recreation > GF Human ecology. Anthropogeography
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Geografi, S1
Depositing User: Setyarini UPT Perpus
Date Deposited: 31 Aug 2022 03:41
Last Modified: 31 Aug 2022 03:41
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/51725

Actions (login required)

View Item View Item