EVALUASI DIMENSI SALURAN IRIGASI DITINJAU DARI MASA DAN POLA TANAM DI DAERAH IRIGASI BODRI KABUPATEN KENDAL


Yogi Giri Ramadan, 5111417026 (2021) EVALUASI DIMENSI SALURAN IRIGASI DITINJAU DARI MASA DAN POLA TANAM DI DAERAH IRIGASI BODRI KABUPATEN KENDAL. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of EVALUASI DIMENSI SALURAN IRIGASI DITINJAU DARI MASA DAN POLA TANAM DI DAERAH IRIGASI BODRI KABUPATEN KENDAL] PDF (EVALUASI DIMENSI SALURAN IRIGASI DITINJAU DARI MASA DAN POLA TANAM DI DAERAH IRIGASI BODRI KABUPATEN KENDAL) - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Besarnya kebutuhan dan ketersediaan air irigasi secara keseluruhan perlu diketahui karena merupakan salah satu tahap penting dalam perencanaan dan pengelolaan sistem irigasi. Daerah Irigasi Bodri dengan luas layanan 8.665 ha memperoleh suplai air dari Sungai Bodri dengan intake saluran di Bendung Juwero. Maksud dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan dan ketersediaan air irigasi serta dimensi saluran primer dan sekunder Daerah Irigasi Bodri guna meningkatkan manajemen pengelolaan air irigasi secara tepat. Analisis kebutuhan air irigasi dilakukan sesuai pedoman Standar Perencanaan Irigasi KP-01 2013 dengan menggunakan pola tanam padi-padi-palawija, menggunakan data curah hujan dari 3 stasiun dengan masing-masing periode 16 tahun terakhir, perhitungan evapotranspirasi menggunakan metode Penman Modifikasi. Analisis ketersediaan air irigasi menggunakan data pantauan debit Bendung Juwero dengan probabilitas debit 80%. Analisis imbang air irigasi dilakukan dengan membandingkan jumlah kebutuhan dan ketersediaan air irigasi Daerah Irigasi Bodri. Analisis saluran irigasi dilakukan sesuai pedoman Standar Perencanaan Irigasi KP-03 2013. Hasil analisis kebutuhan air irigasi dengan menggunakan 4 alternatif pola tanam didapat masa tanam 1 pada bulan Oktober periode II, masa tanam 2 pada bulan Maret periode I, dan masa tanam 3 pada bulan Juli periode II dengan menggunakan tanaman padi yaitu padi varietas unggul dan tanaman palawija yaitu kedelai. Kebutuhan air di sawah (NFR) sebesar 1,92 lt/s/ha dan besarnya kebutuhan air dari intake Bendung Juwero (DR) sebesar 2,95 lt/s/ha. Analisis imbang air irigasi terjadi defisit ketersediaan air irigasi pada masa tanam I yang dimulai bulan oktober periode II sebesar 17,55 m3 /s. Analisis dimensi saluran primer didapatkan tinggi muka air dari dasar saluran (h) 1,6 m, lebar dasar saluran (b) 7,8 m, kemiringan talud (m) 2, dan tinggi jagaan (w) 0,6 m.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: irigasi, kebutuhan air irigasi, dimensi saluran, evapotranspirasi
Subjects: T Technology > TH Building construction
Fakultas: Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Bangunan, S1
Depositing User: dwi setyo hastaningsih
Date Deposited: 31 Aug 2022 03:31
Last Modified: 31 Aug 2022 03:31
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/51723

Actions (login required)

View Item View Item