IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN DI DESA PESANTREN KECAMATAN TAMBAK KABUPATEN BANYUMAS


Intan Dwi Sasongko, 3301417024 (2021) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN DI DESA PESANTREN KECAMATAN TAMBAK KABUPATEN BANYUMAS. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN DI DESA PESANTREN KECAMATAN TAMBAK KABUPATEN BANYUMAS] PDF (IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN DI DESA PESANTREN KECAMATAN TAMBAK KABUPATEN BANYUMAS) - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Program Keluarga Harapan (PKH) ialah program pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan. Salah satunya melalui pendidikan, dengan memberikan bantuan sosial bersyarat kepada masyarakat yang telah memenuhi syarat dan telah ditetapkan menjadi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH Pendidikan. Namun demikian, dalam pelaksanaanya di masyarakat masih terdapat KPM PKH Pendidikan yang tidak menggunakan uang bantuan untuk memenuhi kebutuhan sekolah, dan masih kurang minat untuk bersekolah sehingga harus putus sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan implementasi PKH Pendidikan di Desa Pesantren; (2) faktor penghambat dan faktor pendukung pelaksanaan PKH Pendidikan di Desa Pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian pada implementasi PKH Pendidikan, dan Faktor penghambat & pendukung pelaksanaan PKH Pendidikan di Desa Pesantren. Sumber data diperoleh dari informan, peristiwa, dan dokumentasi terkait. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Uji Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif yang terdiri dari pengumpulan data. Reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan (1) Implementasi PKH Pendidikan masih belum sepenuhnya terlaksana dengan baik. Proses pelaksanaan tahapan PKH sudah dilaksanakan mulai dari tahap perencanaan, penetapan calon peserta PKH, pertemuan awal & validasi data calon KPM PKH, Penetapan KPM PKH, penyaluran bantuan PKH, pendampingan PKH, peningkatan kemampuan keluarga P2K2, verifikasi komitmen KPM PKH, pemutakhiran data KPM PKH, dan transformasi kepesertaan PKH. (2) Faktor penghambat PKH Pendidikan disebabkan oleh berbagai faktor yaitu faktor manusia, faktor sistem, dan faktor kondisi. Faktor pendukung PKH Pendidikan yaitu komunikasi yang baik antara pendamping PKH, pihak Desa, dan KPM PKH Pendidikan. Saran dari peneliti yaitu: (1) Kepada Kasi Kesejahteraan dan Pendamping PKH Desa Pesantren ketika ada anak yang mengalami putus sekolah dipertemukan dalam forum khusus agar segera dinasehati dan diberi masukan-masukan agar mau untuk terus melanjutkan sekolah dan pada saat verifikasi data harus benar-benar sesuai keadaan. (2) Kepada KPM PKH Pendidikan untuk menggunakan bantuan PKH untuk memenuhi kebutuhan pendidikan dan PKH yang sudah lama menjadi KPM PKH Pendidikan dan keadaan ekonominya sudah sejahtera untuk melakukan graduasi secara mandiri.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Implementasi Kebijakan, PKH Pendidikan, KPM PKH
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, S1
Depositing User: dwi setyo hastaningsih
Date Deposited: 23 Aug 2022 06:40
Last Modified: 23 Aug 2022 06:40
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/51480

Actions (login required)

View Item View Item