KALIMAT INTEROGATIF (ISTIFHAM) DALAM AL-QUR’AN (ANALISIS PRAGMATIK)


Dhiva Ulhusna, 2303417042 (2021) KALIMAT INTEROGATIF (ISTIFHAM) DALAM AL-QUR’AN (ANALISIS PRAGMATIK). Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of KALIMAT INTEROGATIF (ISTIFHAM) DALAM AL-QUR’AN (ANALISIS PRAGMATIK)] PDF (KALIMAT INTEROGATIF (ISTIFHAM) DALAM AL-QUR’AN (ANALISIS PRAGMATIK)) - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Semua bahasa mempunyai ciri khusus dalam penyampaian informasi. Penyampaian informasi dapat dilakukan melalui pertanyaan. Pada dasarnya kalimat pertanyaan atau kalimat interogatif digunakan untuk meminta informasi atau klarifikasi. Namun terdapat kalimat pertanyaan yang digunakan untuk tujuan lainnya. Fakta-fakta tersebut ditemukan dalam pemakaian bahasa sehari-hari, selain itu fenomena serupa juga ditemukan dalam bahasa Arab yang terdapat pada teks suci yaitu Al-Qur’an. Salah satu kaidah-kaidah bahasa Arab yang memiliki peranan penting dalam memaknai Al-Qur’an adalah kaidah istifham. Dalam hal ini, tuturan kalimat interogatif (istifham) dalam Al-Qur’an memiliki makna tersurat dan tersirat. Sehingga untuk memahami makna tersebut, petutur harus memahami konteks yang melatarbelakangi adanya sebuah tuturan dalam ayat Al-Qur’an yang terdapat dalam kajian ilmu pragmatik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan mengidentifikasi jenis kalimat interogatif (istifham) dalam Al-Qur’an berdasarkan ciri gramatikal dan makna tindak tuturnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan desain penelitian analisis isi. Data bersumber dari ayat-ayat Al-Qur’anul Karim Hafazan per Kata Terbitan Al-Qur’an Al-Qosbah yang mengandung kalimat pertanyaan (istifham) dan dokumen pendukung lain. Teknik pengumpulan data menggunakan simak-catat dan teknik sampling pertimbangan. Adapun instrumen penelitiannya berupa kartu data dan lembar rekapitulasi. Dalam hal analisis data, peneliti menggunakan metode padan ekstralingual. Dalam penelitian ini ditemukan 956 ayat yang mengandung kalimat interogatif (istifham) dengan menggunakan piranti-piranti tanya tertentu. Piranti tanya yang paling sering digunakan adalah piranti tanya hamzah. Ditinjau dari segi gramatikal semua jenis piranti tanya masing-masing memiliki peran dan fungsi yang berlaku global sesuai dengan kaidah tata bahasa pada umumnya. Berdasarkan analisis terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang mengandung kalimat interogatif (istifham), dapat diketahui juga bahwa ayat-ayat tersebut memiliki makna lain yang dipengaruhi oleh konteks yang melatarbelakanginya. Di antara jenis makna tindak tutur yang ditemukan yaitu tindak lokusi dan ilokusi. Terdapat 1 ayat dari sejumlah data yang memiliki makna lokusi. Adapun ayat-ayat yang termasuk ke dalam makna ilokusi sebanyak 32 ayat dari sejumlah data. Jenis tindak ilokusi yang ditemukan dalam penelitian yaitu, asertif, direktif, dan ekspresif. Jumlah data pada masing-masing jenis tindak ilokusi sebagai berikut (1) Asertif sebanyak 8 data; (2) Direktif sebanyak 6 data; dan (3) Ekspresif sebanyak 18 data.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Kalimat Interogatif; Al-Qur’an; Pragmatik
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Fakultas: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa Arab (S1)
Depositing User: dwi setyo hastaningsih
Date Deposited: 16 Aug 2022 03:29
Last Modified: 16 Aug 2022 03:29
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/51330

Actions (login required)

View Item View Item