PERAN PERKUMPULAN SORENG WARGA SETUJU DALAM PELESTARIAN TARI SORENG DI KABUPATEN MAGELANG


Karina Santi Budiarti, 2501416086 (2021) PERAN PERKUMPULAN SORENG WARGA SETUJU DALAM PELESTARIAN TARI SORENG DI KABUPATEN MAGELANG. Under Graduates thesis, Unnes.

[thumbnail of PERAN PERKUMPULAN SORENG WARGA SETUJU DALAM PELESTARIAN TARI SORENG DI KABUPATEN MAGELANG] PDF (PERAN PERKUMPULAN SORENG WARGA SETUJU DALAM PELESTARIAN TARI SORENG DI KABUPATEN MAGELANG) - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Perkumpulan Soreng Warga Setuju berdiri pada tahun 1963 dengan nama awal Paguyuban Soreng Warga Setuju. Pengubahan nama dilakukan seiring dengan dikeluarkannya badan hukum yang disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM pada tanggal 26 September 2019. Perkumpulan Soreng Warga Setuju menciptakan Tari Soreng dengan tujuan sebagai hiburan masyarakat Desa Bandungrejo yang bosan dengan pementasan tari prajuritan yang monoton. Ketertarikan anak-anak dan masyarakat Desa Bandungrejo pada Tari Soreng membuat peran Perkumpulan Soreng Warga Setuju diperlukan untuk membantu pelestarian Tari Soreng pada generasi muda. Pokok permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana peran Perkumpulan Soreng Warga Setuju dalam pelestarian Tari Soreng di Kabupaten Magelang dan (2) Bagaimana wujud pelestarian dari Perkumpulan Soreng Warga Setuju terhadap tari Soreng di Kabupaten Magelang. Tujuan pokok penelitian ini adalah mengkaji peran pengurus Perkumpulan Soreng Warga Setuju dan mengkaji wujud pelestarian Tari Soreng oleh Perkumpulan Soreng Warga Setuju di Kabupaten Magelang. Penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif ini menggunakan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik dipilih oleh peneliti untuk menguji keabsahan data. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa peran yang dilakukan oleh pengurus Perkumpulan Soreng Warga Setuju untuk pelestarian Tari Soreng terdiri dari perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan. Perlindungan di bidang hukum sudah dilakukan yaitu membuat badan hukum, selanjutnya pelestarian di bidang pewarisan tarian dilakukan secara turun-temurun kepada keluarga, masyarakat sekitar dan juga masyarakat di luar Desa Bandungrejo dengan cara pelatihan. Pengembangan yang dilakukan dengan cara pembaruan karya. Pembaruan karya yang telah dilakukan menghasilkan beberapa karya, yaitu Tari Soreng Mumet dan Tari Soreng Celeng. Pemanfaatan dilakukan dibidang pendidikan, industri, dan sebagai sarana sosialisasi. Tari Soreng dimanfaatkan oleh SDN Bandungrejo sebagai penambahan variasi senam. Industri kreatif sangat membutuhkan kesenian untuk mendukung acara-acara yang dibuat, pemanfaatan kesenian dalam industri kreatif juga berdampak pada perekonomian masyarakat sekitar. Pemanfaatan tari Soreng sebagai materi pementasan di berbagai kegiatan, merupakan sosialisasi kepada masyarakat luas agar tarian ini lebih dikenal secara luas tidak hanya terbatas di daerah Magelang saja.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Peran, Pelestarian, Tari Soreng
Subjects: L Education > Educational Institutions
N Fine Arts > NN Music
Fakultas: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik, S1 (Pendidikan Seni Musik)
Depositing User: sri yuniati perpustakaan
Date Deposited: 12 Aug 2022 04:02
Last Modified: 12 Aug 2022 04:02
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/51290

Actions (login required)

View Item View Item