ANALISIS PENCAPAIAN KOMPETENSI KOGNITIF FISIKA PESERTA DIDIK MATERI SUHU DAN KALOR MELALUI TWO-TIERS DIGITAL TEST


Ecyclovira Rizki Aini, 4201417021 (2021) ANALISIS PENCAPAIAN KOMPETENSI KOGNITIF FISIKA PESERTA DIDIK MATERI SUHU DAN KALOR MELALUI TWO-TIERS DIGITAL TEST. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 4201417021 - Ecyclovira Rizki Aini.pdf] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Rendahnya hasil belajar peserta didik merupakan salah satu ciri tidak tercapainya kompetensi kognitif. Adapun cara terbaik yang dapat mengukur pencapaian hasil kompetensi kognitif peserta didik melalui instrumen tes. Tes diagnostik dapat digunakan untuk mengukur pencapaian hasil kognitif peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil pencapaian kompetensi kognitif peserta didik pada materi suhu dan kalor melalui two-tiers digital test menggunakan metode kuantitatif pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 2 Semarang dengan subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI dan XII SMAN 2 Semarang. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, tes, dan angket. Analisis data yang digunakan yaitu dengan menggunakan Microsoft Excel. Analisis data untuk uji validitas, daya pembeda, tingkat kesukaran butir, dan reliabilitas soal. Terdapat lima indikator kompetensi kognitif yang harus dicapai peserta didik pada materi suhu dan kalor yaitu: (1) Menjelaskan konsep suhu dan kalor, (2) Menentukan konversi skala termometer, (3) Menganalisis pengaruh kalor terhadap perubahan suhu, dan perubahan wujud, (4) Menganalisis pengaruh perubahan suhu, benda terhadap ukuran benda (pemuaian), (5) Menganalisis azas black serta perpindahan kalor, secara konduksi, konveksi, dan radiasi. Hasil penelitian pada kelas XI menunjukkan persentase rata-rata sebesar 87% dengan kategori sangat baik. Pokok bahasan yang belum dikuasai oleh peserta didik yaitu mengenai menafsirkan perubahan suhu dan perubahan energi pada sebuah sistem tertutup, hal ini terdapat pada indikator pencapaian kompetensi ketiga, sehingga pada indikator ketiga menunjukkan persentase terendah yaitu sebesar 82%, dan persentase tertinggi yaitu pada indikator kedua mengenai menentukan konversi skala termometer dengan persentase sebesar 98%. Sedangkan pada kelas XII menunjukkan persentase sebesar 86% dengan kategori sangat baik. Pokok bahasan yang belum dikuasi oleh peserta didik yaitu pada indikator pencapaian kompetensi pertama mengenai menjelaskan konsep suhu dan kalor, submateri berisikan menunjukkan faktor-faktor yang mempengaruhi banyaknya kalor yang diperlukan untuk menaikan suatu suhu benda pada indikator pertama dengan persentase 78% belum dikuasi oleh peserta didik, dan persentase tertinggi yaitu pada indikator kedua mengenai menentukan konversi skala termometer dengan persentase sebesar 94%.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Kompetensi Kognitif, Indikator Pencapaian Kompetensi, Two-Tiers Digital Test, Suhu dan Kalor.
Subjects: Q Science > QC Physics
Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Fisika, S1
Depositing User: sri yuniati perpustakaan
Date Deposited: 28 Jul 2022 03:01
Last Modified: 28 Jul 2022 03:01
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/50696

Actions (login required)

View Item View Item