PENGATURAN TATA RUANG DAN PERUBAHAN PENGGUNAAN TANAH DI KAWASAN KREO KOTA SEMARANG PROVINSI JAWA TENGAH


Verania Hedi Permata, 8111416030 (2021) PENGATURAN TATA RUANG DAN PERUBAHAN PENGGUNAAN TANAH DI KAWASAN KREO KOTA SEMARANG PROVINSI JAWA TENGAH. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 8111416030 - Verania Hedi Permata.pdf] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Konversi lahan atau alih fungsi lahan pertanian sebenarnya bukan masalah baru. Pertumbuhan penduduk serta pertumbuhan perekonomian yang menuntut agar pembangunan infrastruktur baaik berupa jalan, bangunan industri serta permukiman. Hal tersebut tentu harus didukung dengan ketersediaan lahan. Banyak faktor yang mempengaruhi pemilik lahan mengkonversi lahan atau menjual lahan pertaniannya, diantaranya karena harga lahan, proporsi pendapatan, luas lahan, produktifitas lahan, status lahan serta kebijakan pemerintah. Perubahan penggunaan tanah merupakan aktivitas yang secara pasti akan memiliki dampak meluas. Hal ini sebagaimana terjadi pada pada Kawasan Goa Kreo, Semarang. Sebagai salah satu kota besar di Jawa Tengah, Semarang menghadapi permasalahan umum sebagaimana dihadapi kota-kota besar lainnya, yaitu terkait dengan tingginya arus urbanisasi. Hal ini menyebabkan semakin tingginya tuntutan terhadap penggunaan lahan yang efektif demi mendukung aktivitas kehidupan masyarakat yang berada di Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu pendekatan penelitian yang bertujuan untuk mengekplorasi dan memahami makna yang oleh sejumlah individu atau sekelompok orang dianggap berasal dari masalah sosial atau kemanusiaan. Dan merupakan penelitian yuridis empiris. Penelitian ini dilakukan berdasarkan sumber data dari data primer (wawancara dengan informan) dan data sekunder (dokumen). Penelitian ini berfokus kepada faktor-faktor yang menjadi dasar perubahan penggunaan tanah di Kawasan Goa Kreo untuk pembangunan Waduk Jatibarang. Penelitian ini dilaksanakan di Kawasan Waduk Jatibarang, Kota Semarang, Jawa Tengah. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) Rencana pembangunan waduk dan/atau embung ini juga sudah diatur dalam Perda Kota Semarang Nomor 14 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Semarang Pasal 34 ayat (4), seperti yang di sebutkan bahwa waduk jatibarang merupakan salah satu waduk yang di bangun untuk membantu pemerinta menanggulangi rob dan banjir di kota Semarang, selain untuk pengendalian banjir, waduk jatibarang ini dibangun dengan tujuan untuk pengembangan sistem prasarana air baku dan irigasi, dan penyedia prasarana air bersih dan pemanfaatan air hujan di Kota Semarang, 2) Pembangunan waduk Jatibarang di Kawasan Goa Kreo memperhatikan pemanfaatan ruang dan bangunan dalam pengelolaan waduk tersebut sebagai pengembang ruang-ruang kawasan yang kompak dan efisien, sesuai dengan daya tampung pengelolaannya, maka pemerintah daetah Kota Semarang melakukan suatu perencanaan yang berkaitan dengan adanya potensi yang dimiliki oleh kawasan Goa Kreo tersebut.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Pengaturan tata ruang; Perubahan Penggunaan Tanah; Alih Fungsi Lahan.
Subjects: K Law > K Law (General)
K Law > KB Hukum
Fakultas: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum, S1
Depositing User: TUKP unnes
Date Deposited: 25 Jul 2022 04:20
Last Modified: 25 Jul 2022 04:20
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/50579

Actions (login required)

View Item View Item