Perubahan Makna Ritual Larung Sesaji dan Pengaruh Pendidikan Nilai pada Masyarakat Pesisir


Niswatin, 0301616004 (2021) Perubahan Makna Ritual Larung Sesaji dan Pengaruh Pendidikan Nilai pada Masyarakat Pesisir. Doctoral thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 0301616004 - Niswatin Good.pdf] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Makna dan nilai budaya yang berkembang di masyarakat akhir-akhir ini mengalamai degradasi dan mulai digantikan dengan berbagai atraksi yang bersifat modern oleh generasi muda. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah 1) Menganalisis bertahannya tradisi larung sesaji di Desa Blurukidul Kecamatan Sidoarjo Kabupaten Sidoarjo; 2) Menganalisis perubahan makna ritual larung sesaji dari masa ke masa; 3) Menganalisis pendidikan nilai berbasis tradisi ritual larung sesaji yang dipahami dan direalisasikan generasi tua dan generasi muda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Lokasi penelitian berada di Desa Blurukidul Kecamatan Sidoarjo Kabupaten Sidoarjo. Subyek penelitian adalah para nelayan dan masyarakat sekitar yang mengikti rangkaian acara ritual larung sesaji berjumlah 25 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, interview, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data menggunakan triangulasi data, Teknik analisis data menggunakan analisis Miles and Hubberman. Hasil penelitian (1) Tradisi ritual larung sesaji dapat bertahan sampai sekarang karena adanya faktor kepercayaan adanya musibah jika tidak melakukan, di sisi lain sebagai ungkapan rasa syukur, mewaisi tradisi, dan kepentingan wisata, hal itu dilakukan untuk menggugah potensi ekonomi masyarakat setempat; (2) Adanya perubahan makna dari generasi tua ke generasi muda. Bagi generasi tua bermakna kepercayaan, tradisi, norma sosial, dan tanggung jawab mempertahankan nilai budaya lokal. Bagi generasi muda bermakna sebagai pesta rakyat, sarana hiburan, dan pengembangan entrepreunhership; (3) Pendidikan nilai yang muncul dari pelaksanaan ritual larung sesaji bagi masyarakat yaitu nilai agama, toleransi terhadap kelompok yang berbrda pandangan, sikap sosial, kearifan lokal, pelestarian budaya, dan peluang ekonomi. Simpulannya adalah bahwa tradisi ritual larung sesaji bisa bertahan sampai sekarang adanya kepercayaan masyarakat dan pelaku ritual aktif, adanya perubahan makna ritual larung sesaji pada generasi muda karena mengikuti perkembangan zaman dan kemajuan IPTEK, pendidikan nilai secara informal dan non formal melahirkann nilai-nilai kearifan lokal yang dipergunakan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari oleh masyarakat yang harus dilestarikan, untuk itu perlu kerja sama semua pihak untuk mengembangkan tradisi ritual larung sesaji sebagai budaya lokal masyarakat Kabupaten Sidoarjo

Item Type: Thesis (Doctoral)
Uncontrolled Keywords: Change of meaning, offerings, value education
Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform > Character Building
Fakultas: Pasca Sarjana > Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, S3
Depositing User: TUKP unnes
Date Deposited: 15 Jul 2022 04:04
Last Modified: 15 Jul 2022 04:04
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/50287

Actions (login required)

View Item View Item