PENGARUH UKURAN PEMERINTAH, INTERGOVERNMENTAL REVENUE, BELANJA MODAL, JUMLAH PENDUDUK, DAN PENDAPATAN PAJAK DAERAH TERHADAP KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN DAN KOTA DI JAWA TENGAH TAHUN ANGGARAN 2016-2018


Rahayu Lestari, 7101417198 (2021) PENGARUH UKURAN PEMERINTAH, INTERGOVERNMENTAL REVENUE, BELANJA MODAL, JUMLAH PENDUDUK, DAN PENDAPATAN PAJAK DAERAH TERHADAP KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN DAN KOTA DI JAWA TENGAH TAHUN ANGGARAN 2016-2018. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 7101417198 - Rahayu Lestari.pdf] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Kinerja keuangan pemerintah daerah merupakan hasil kerja pemerintah daerah dalam bidang keuangan. Kinerja keuangan pemerintah daerah dapat dinilai dari dimensi kondisi keuangan yang merepresentasikan kemampuan keuangan daerah (Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 2020). Kinerja keuangan pemerintah kabupaten/kota di Jawa Tengah ditinjau dari kondisi keuangan daerah terkategori kurang (Prakoso et al., 2019) dan masih memerlukan perbaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek dari faktor determinan, yang meliputi ukuran pemerintah, intergovernmental revenue, belanja modal, jumlah penduduk dan pendapatan pajak daerah dalam memengaruhi kinerja keuangan pemerintah daerah, dengan proksi kondisi kemampuan keuangan daerah. Penelitian ini tergolong jenis penelitian dasar dengan pendekatan deduktif dan menggunakan paradigma kuantitatif. Populasi penelitian adalah 35 pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Tengah dalam tahun pengamatan 2016-2018. Sampel diambil dengan teknik sampling jenuh atau sensus sehingga menghasilkan 105 unit observasi. Analisis data menggunakan analisis regresi berganda data panel. Alat analisis data yang digunakan adalah E-views 12. Hasil penelitian menunjukkan ukuran pemerintah, belanja modal, dan pendapatan pajak daerah positif signifikan memengaruhi kinerja keuangan pemerintah daerah. Intergovernmental revenue dan jumlah penduduk negatif signifikan memengaruhi kinerja keuangan pemerintah daerah. Adanya pengaruh negatif jumlah penduduk karena pertambahan jumlah penduduk tidak diimbangi perbaikan kondisi keuangan daerah, sehingga menurunkan kinerja keuangan. Kesimpulan penelitian adalah ukuran pemerintah, intergovernmental revenue, belanja modal, jumlah penduduk dan pajak daerah signifikan memengaruhi kinerja keuangan pemerintah daerah. Saran penelitian yaitu pemerintah daerah diharapkan dapat mengoptimalkan sumber-sumber penerimaan asli daerah untuk memperbaiki kondisi keuangan, serta meningkatkan pelayanan dasar minimal melalui pendidikan, kesehatan dan penciptaan lapangan pekerjaan umum untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kinerja keuangan pemerintah daerah.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Ukuran Pemerintah, Intergovernmental Revenue, Belanja Modal, Jumlah Penduduk, Pendapatan Pajak Daerah, Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah
Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions > Socio-economic
Fakultas: Fakultas Ekonomi > Pendidikan Ekonomi, S1
Depositing User: TUKP unnes
Date Deposited: 05 Jul 2022 07:07
Last Modified: 05 Jul 2022 07:07
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/50054

Actions (login required)

View Item View Item