KAJIAN TEKNIS, ESTETIK, DAN MAKNA SIMBOLIK BATIK DI DESA PAPRINGAN BANYUMAS (Studi pada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Pringmas)


ESTIKA RIZKY SEPTIANA, 2401416033 (2021) KAJIAN TEKNIS, ESTETIK, DAN MAKNA SIMBOLIK BATIK DI DESA PAPRINGAN BANYUMAS (Studi pada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Pringmas). Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 2101417011 - ESTIKA RIZKY SEPTIANA.pdf] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (13MB) | Request a copy

Abstract

Batik Banyumas merupakan warisan budaya khususnya dalam dunia perbatikan Indonesia. Kondisi geografis desa Papringan adalah faktor utama dalam terbentuknya karakteristik motif batik Banyumas yang ada di KUB Pringmas yang di dalamnya terdapat keberagaman motif. Oleh karena itu penggalian baik secara teknis, estetis maupun simbolis perlu dilakukan, sehingga dapat menjadi acuan pembeda terhadap batik-batik yang ada di kota lain. Penelitian ini dilakukan di KUB Pringmas yang berada di Desa Papringan, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah (1) teknis pembuatan batik; (2) nilai estetis motif batik; (3) makna simbolik yang terdapat pada motif batik di Papringan Banyumas. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) menjelaskan teknis pembuatan batik di desa Papringan Banyumas; (2) menjelaskan nilai estetis motif batik di desa Papringan Banyumas; (3) menjelaskan makna simbolik yang terdapat pada motif batik di desa Papringan Banyumas. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan beberapa hal: (1) Batik banyumas di KUB Pringmas merupakan hasil dari kreativitas pengrajin batik di desa Papringan yang menggambarkan kekayaan alam sekitar yang mengambil unsur alam meliputi flora dan fauna sebagi ide gagasan dalam menciptakan motif bati; (2) teknis pembuatan yang digunakan yaitu masih mengutamakan teknik tradisional yaitu batik tulis; (3) nilai estetik yang terdiri dari kesatuan (unity) yang terbentuk dari keseluruhan motif hias yang ditampilkan, complexity yang terbentuk dari kerumitan dalam proses pembuatannya, serta intensity yaitu kesungguhan dalam proses pembuatan atau kesan yang ditampilkan pada motif batik; (4) Ditinjau dari makna filosofis, Batik Banyumas menyiratkan suatu pesan agar manusia saling toleransi, saling menghargai, serta saling merangkul antar semua golongan masyarakat.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Batik Papringan, Teknis, Estetika, Makna Simbolik
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races > Community
Fakultas: Fakultas Bahasa dan Seni > Seni Rupa (S1)
Depositing User: TUKP unnes
Date Deposited: 04 Jul 2022 07:19
Last Modified: 04 Jul 2022 07:19
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/50013

Actions (login required)

View Item View Item