CO-SINTERING CuO/ABU LAYANG MENGGUNAKAN DOLOMIT MENJADI MEMBRAN KERAMIK MIKROFILTRASI UNTUK MENURUNKAN KADAR COD DAN BOD LIMBAH CAIR


Widiya Aprilianti, 4311416056 (2021) CO-SINTERING CuO/ABU LAYANG MENGGUNAKAN DOLOMIT MENJADI MEMBRAN KERAMIK MIKROFILTRASI UNTUK MENURUNKAN KADAR COD DAN BOD LIMBAH CAIR. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of - Widiya Aprilianti.pdf] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Teknologi membran keramik memainkan peran penting dalam bidang pemisahan seperti pada pengolahan air limbah. Abu layang sebagai bahan membran telah terbukti sangat efektif untuk banyak proses pemisahan, termasuk pemurnian air dan udara, serta pemulihan sumber daya pada industri dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan membran keramik mikrofiltrasi berbahan dasar abu layang dengan penambahan CuO dan variasi dolomit. Membran keramik yang disintesis kemudian dikarakterisasi menggunakan XRD, SEM, dan TGA. Membran keramik digunakan untuk menurunkan kadar COD dan BOD dalam limbah cair produksi tahu. Hasil penelitian menunjukkan nilai porositas membran tanpa CuO cenderung meningkat seiring dengan penambahan dolomit 0% hingga 30%. Peningkatan nilai porositas pada membran 0% CuO diikuti dengan mengecilnya ukuran rata-rata pori yaitu 1,6994 μm pada C0D0 dan 1,1730 μm pada C0D30. Hal yang sama juga terjadi pada membran dengan penambahan 3% CuO tetapi dengan pori yang lebih berjarak. Penambahan CuO mengakibatkan pori pada permukaan membran menjadi tertutup. Tetapi kombinasi CuO dan dolomit membuat pori-pori membran menjadi lebih tertata. Pori berjarak yang terbentuk pada membran dapat meningkatkan sifat mekanik membran dibuktikan dengan hasil uji TGA dan kuat tekan. Membran C3D15 dengan komposisi CuO 3% dan dolomit 15% memiliki sifat mekanik terbaik dengan kuat tekan 88,46 MPa dan juga unggul dalam ketahanan termal. Hal ini sangat menguntungkan untuk pemakaian membran dalam jangka waktu lama. Sedangkan kemampuan filtrasi membran dan kemampuan membran dalam menurunkan kadar COD dan BOD limbah, meningkat seiring dengan penambahan CuO dan dolomit hingga 30%. Membran C0D30 dengan komposisi CuO 3% dan dolomit 30% memiliki kemampuan menurunkan COD sebesar 86,6% dan BOD hingga 76,18%. Membran dengan penambahan CuO (C3) memiliki angka penurunan COD maupun BOD lebih tinggi dibanding membran tanpa penambahan CuO (C0). Sebagai filter atau penyaring, membran dalam penelitian ini menyaring atau menghalangi senyawa organik dalam limbah cair tahu yang ukuran molekulnya lebih besar dibanding ukuran pori-pori yang dimiliki oleh membran.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Membran Keramik, Abu layang, Co-Sintering, COD dan BOD
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Kimia, S1
Depositing User: TUKP unnes
Date Deposited: 04 Jul 2022 07:08
Last Modified: 04 Jul 2022 07:08
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/50012

Actions (login required)

View Item View Item