(ABSTRAK) PERBEDAAN METODE LATIHAN SERVE MENGGUNAKAN JARAK TIGA TAHAP DAN JARAK SEBENARNYA TERHADAP KEMAMPUAN PENEMPATAN SERVE PADA PETENIS KLUB PRABAJAYA PEKALONGAN TAHUN 2008


Kundori , 6301404065 (2009) (ABSTRAK) PERBEDAAN METODE LATIHAN SERVE MENGGUNAKAN JARAK TIGA TAHAP DAN JARAK SEBENARNYA TERHADAP KEMAMPUAN PENEMPATAN SERVE PADA PETENIS KLUB PRABAJAYA PEKALONGAN TAHUN 2008. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of (ABSTRAK) PERBEDAAN METODE LATIHAN SERVE MENGGUNAKAN JARAK TIGA TAHAP DAN JARAK SEBENARNYA TERHADAP KEMAMPUAN PENEMPATAN SERVE PADA PETENIS KLUB PRABAJAYA PEKALONGAN TAHUN 2008]
Preview
PDF ((ABSTRAK) PERBEDAAN METODE LATIHAN SERVE MENGGUNAKAN JARAK TIGA TAHAP DAN JARAK SEBENARNYA TERHADAP KEMAMPUAN PENEMPATAN SERVE PADA PETENIS KLUB PRABAJAYA PEKALONGAN TAHUN 2008) - Published Version
Download (71kB) | Preview

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah 1). Untuk mengetahui perbedaan metode latihan serve menggunakan metode latihan jarak tiga tahap dan metode latihan jarak sebenamya terhadap kemampun penempatan serve pada petenis klub Prabajaya Pekalongan tahun 2008. 2) Untuk mengetahui mana yang lebih baik antara metode latihan serve menggunakan metode latihan jarak tiga tahap dan metode latihan jarak sebenarnya terhadap kemampuan penempatan serve pada petenis klub Prabajaya Pekalongan tahun 2008. Metode penelitian ini adalah metode eksperimen dengan pola M-S. Populasi penelitian ini adalah petenis klub Prabajaya Pekalongan tahun 2008 dengan jumlah petenis 50 orang. Sejumlah 50 orang di pilih secara random di dapat sebanyak 20 petenis. Sampel di bagi menjadi dua kelompok, dan masingmasing 10 petenis. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah metode latihan jarak tiga tahap, metode latian jarak sebenamya. Variabel Terikat yaitu kemampuan penempatan serve pada petenis klub Prabajaya Pekalongan tahun 2008. Metode pengumpulan data menggunakan tes kemampun penempatan serve dengan teknik tes dan penggukuran. Kemudian data dianalisis menggunakan uji beda (t tes). Hasil perhitungan Statistik dengan t-tes rumus pendek terhadap hasil tes akhir diperoleh nilai thitung sebesar 3,671. Setelah dicari nilai dalam tabel dengan taraf signifikasi 0,5 dan derajat kebesaran (d.b) sebesar 9, diperoleh nilai t tabel sebesar 2,262. Dengan demikian diketahui bahwa nilai t hitung lebih besar dari pada nilai ttabel yaitu 3,671 > 2,262, maka hipotesis yang menyatakan "ada perbedaan hasil antara metode latihan jarak tiga tahap terhadap kemampuan penempatan serve pada petenis klub Tenis Prabajaya Pekalongan tahun 2008, diterima". Dibuktikan dari rata-rata kelompok yang mendapat metode latihan jarak tiga tahap lebih tinggi. Berdasarkan hasil perhitungan statistik. Berdasarkan perhitungan dari selisih mean antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol diperoleh hasil mean dari kelompok eksperimen sebesar 18,2 lebih besar dibandingkan mean kelompok kontrol yaitu sebesar 172 hal ini berarti bahwa metode latihan jarak sebenarnya tidak lebih baik dibandingkan dengan metode latihan jarak tiga tahap. Selanjutnya saran di dapat berdasarkan perhitungan statistik diatas yaitu: 1) Bagi pelatih tenis terutama di kub Prabajaya Pekalongan, bahwa untuk melatih kemampuan penempatan serve hendaknya dapat dilatih dengan menggunakan metode latihan serve jarak tiga tahap. 2) Bagi yang berminat meneliti hal yang serupa dapat menggunakan penelitian dan penulisan ini sebagai bahan acuan dan pertimbangan.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: tenis, serve
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Kepelatihan Olahraga, S1
Depositing User: Users 98 not found.
Date Deposited: 28 Sep 2011 07:29
Last Modified: 28 Sep 2011 07:29
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/4863

Actions (login required)

View Item View Item