Alat Pendeteksi Kebocoran Elpiji dalam Ruangan Menggunakan Sensor Gas TGS2610-D00


Pipit Setyawan, 2008 (2008) Alat Pendeteksi Kebocoran Elpiji dalam Ruangan Menggunakan Sensor Gas TGS2610-D00. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of Alat Pendeteksi Kebocoran Elpiji dalam Ruangan Menggunakan Sensor Gas TGS2610-D00]
Preview
PDF (Alat Pendeteksi Kebocoran Elpiji dalam Ruangan Menggunakan Sensor Gas TGS2610-D00) - Published Version
Download (78kB) | Preview

Abstract

Pipit Setyawan, 2008, “ Alat Pendeteksi Kebocoran Elpiji dalam Ruangan Menggunakan Sensor Gas TGS2610-D00”, Tugas Akhir, Diploma III, Teknik Elektronika, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang. Sifat elpiji yang mudah terbakar menjadi masalah penting yang harus diperhatikan, yaitu bila elpiji tersebut bocor maka keberadaannya akan menjadi berbahaya, yaitu dapat menyebabkan kebakaran atau sesak napas. Dari latar belakang tersebut muncul pemikiran untuk membuat alat dalam tugas akhir yaitu alat pendeteksi kebocoran elpiji. Permasalahan akan dibatasi yaitu pembuatan alat tersebut dengan mengguanakan sensor gas TGS2610-D00, yaitu sensor yang mendeteksi keberadaan elpiji di udara. Tujuan dari pembuatan alat ini adalah 1) Menghasilkan alat yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran bagi siswa sebagai penunjang pengetahuan dibidang elektronika, 2) Menghasilkan alat yang dapat mendeteksi dan memberikan peringatan bila terjadi kebocoran elpiji dalam suatu ruangan sehingga dapat diambil tindakan pengamanan. Sistematika penulisan laporan tugas akhir ini yaitu 1) Bab I Pendahuluan, 2) Bab II Landasan Teori, 3) Eksperimen Pembuatan Alat Pendeteksi Kebocoran Elpiji dalam Ruangan dengan Sensor Gas TGS 2610-D00, dan 4) Penutup. Eksperimen pembuatan alat pendeteksi kebocoran elpiji dalam ruangan dengan sensor gas TGS2610-D00 ini melalui beberapa tahap, yaitu 1) Tahap perencanaan alat meliputi diagram blok, rangkaian alat mulai dari rangkaian catu daya, rangkaian sensor, rangkaian comparator, dan rangkaian untuk keluarannya, dan cara kerjanya; 2) Tahap pembuatan alat yaitu meyiapkan peralatan dan bahan, pembuatan layout rangkaian, pemasangan komponen pada layout, serta pembuatan kotak panel alat; 3) Tahap pengujian yaitu bagian terakhir adalah menguji alat tersebut apakah sudah bekerja sesuai dengan yang diharapkan atau masih perlu perbaikan. Dari pembahasan tersebut dapat dibuat kesimpulan bahwa pembuatan alat pendeteksi kebocoran elpiji dalam ruangan mengunakan sensor gas TGS2610- D00 berjalan dengan baik. Eksperimen pembuatan alat ini melalui 3 tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pembuatan, dan tahap pengujian.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Subjects: T Technology > TK Electrical and Electronic Engineering
Fakultas: Fakultas Teknik > Teknik Elektro, D3
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 28 Sep 2011 06:49
Last Modified: 28 Sep 2011 06:49
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/4856

Actions (login required)

View Item View Item