RESPON KOMUNITAS PUNK TERHADAP STIGMA DARI MASYARAKAT (Studi Kasus di Kecamatan Cepu Kabupaten Blora)


Nabilah Nur Baiti, 3401416087 (2020) RESPON KOMUNITAS PUNK TERHADAP STIGMA DARI MASYARAKAT (Studi Kasus di Kecamatan Cepu Kabupaten Blora). Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of RESPON KOMUNITAS PUNK TERHADAP STIGMA DARI MASYARAKAT  (Studi Kasus di Kecamatan Cepu Kabupaten Blora)] PDF (RESPON KOMUNITAS PUNK TERHADAP STIGMA DARI MASYARAKAT (Studi Kasus di Kecamatan Cepu Kabupaten Blora)) - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Komunitas punk di beberapa daerah di Indonesia lebih terkenal dengan cara berpenampilannya dan perilakunya yang dicap negatif oleh masyarakat, dengan dandanan yang tidak pada sewajarnya seperti menggunakan gaya rambut Mohawk, piercing, baju yang lusuh, sepatu boots dan aksesoris lainnya ini membuat masyarakat takut ketika berdekatan dengan komunitas punk. Tindakan mereka pun juga meresahkan masyarakat seperti meminum minuman keras. Dari latar belakang tersebut, pada penelitian ini terdapat tiga rumusan masalah yaitu 1) Bagaimana kehidupan sosial komunitas punk di masyarakat? 2) Bagaimana pandangan masyarakat terhadap komunitas Punk? 3) Bagaimana respon komunitas punk tentang pandangan masyarakat? Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui respon anggota komunitas punk terhadap stigma negatif yang diberikan oleh masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis data deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi partisipatoris yang dilakukan Observasi ini dilakukan pada tanggal 18 Febuari 2020 sampai tanggal 13 Maret 2020, dan dilanjutkan dengan penelitian kembali pada tanggal 21 Agustus 2020 sampai 8 September 2020. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa kehidupan sehari-hari dan kegiatan sosial yang dilakukan oleh komunitas punk memiliki banyak arti dan tidak selalu negatif namun dengan fashion dan gaya hidup yang tidak wajar berbeda dari masyarakat membuat stigma negatif di masyarakat muncul, lalu stigma negatif yang diberikan oleh masyarakat terhadap anggota komunitas punk tidak mempengaruhi perilaku anggota komunitas punk, tetapi anggota komunitas punk justru melakukan penolakan terhadap pengecapan tersebut dengan cara melakukan aksi-aksi sosial dengan tujuan agar masyarakat tidak memandang negatif komunitas punk. Saran yang dapat diajukan yaitu dalam hasil penelitian mengenai respon anggota komunitas punk penulis menyarankan teruslah berkreativitas dan menciptakan karya-karya terbaik dalam bermusik, serta tunjukan nilai-nilai positif dari setiap karya agar dapat memberikan pengetahuan mengenai punk terhadap masyarakat. Dan saran untuk masyarakat dari penulis jangan mudah beranggapan bahwa semua komunitas punk adalah kriminal, sebab tidak semua komunitas punk memiliki perilaku yang buruk.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Punk, Respon, dan Stigma
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi dan Antropologi, S1
Depositing User: TUKP unnes
Date Deposited: 13 Jan 2022 04:41
Last Modified: 13 Jan 2022 04:41
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/48377

Actions (login required)

View Item View Item