PENGARUH LEADER-MEMBER EXCHANGE DAN OTONOMI PEKERJAAN TERHADAP PERILAKU KERJA INOVATIF MELALUI CREATIVE SELF-EFFICACY (Studi Pada Perawat RSJ Daerah Dr. Amino Gondohutomo Semarang)


Fatima Tri Agustin, 7311415156 (2020) PENGARUH LEADER-MEMBER EXCHANGE DAN OTONOMI PEKERJAAN TERHADAP PERILAKU KERJA INOVATIF MELALUI CREATIVE SELF-EFFICACY (Studi Pada Perawat RSJ Daerah Dr. Amino Gondohutomo Semarang). Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of PENGARUH LEADER-MEMBER EXCHANGE DAN OTONOMI PEKERJAAN TERHADAP PERILAKU KERJA INOVATIF MELALUI CREATIVE SELF-EFFICACY (Studi Pada Perawat RSJ Daerah Dr. Amino Gondohutomo Semarang)] PDF (PENGARUH LEADER-MEMBER EXCHANGE DAN OTONOMI PEKERJAAN TERHADAP PERILAKU KERJA INOVATIF MELALUI CREATIVE SELF-EFFICACY (Studi Pada Perawat RSJ Daerah Dr. Amino Gondohutomo Semarang)) - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Era globalisasi yang berkembang pesat menimbulkan adanya tingkat perubahan teknologi, sosial, dan kelembagaan yang menyebabkan siklus hidup produk yang lebih pendek. Penting bagi sebuah organisasi untuk menjadi lebih inovatif dalam menghadapi perubahan tersebut guna meningkatkan nilai dan daya saing organisasi. Salah satu cara bagi organisasi agar menjadi lebih inovatif yaitu dengan memanfaatkan kemampuan karyawan mereka untuk berinovasi. Adanya perilaku inovatif pada karyawan dapat disebabkan oleh beberapa factor seperti leader-member exchange, otonomi pekerjaan, dan creative self-efficacy. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh leader-member exchange dan otonomi pekerjaan terhadap perilaku kerja inovatif melalui creative self-efficacy. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat bangsal RSJ Daerah Dr. Amino Gondohutomo Semarang yang berjumlah 225 orang. Berdasarkan populasi tersebut diambil sebanyak 144 orang untuk dijadikan sampel dengan menggunakan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner, observasi, dan wawancara. Metode analisis yang digunakan adalah Statistic IBM SPSS Versi 23. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa leader-member exchange berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku kerja inovatif, otonomi pekerjaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku kerja inovatif, serta creative self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku kerja inovatif. Selanjutnya creative self-efficacy dapat memediasi pengaruh positif leader-member exchange dan otonomi pekerjaan terhadap perilaku kerja inovatif. Artinya bahwa semakin tinggi kualitas leader-member exchange dan pemberian otonomi pekerjaan yang disertai dengan adanya creative self-efficacy akan meningkatkan perilaku kerja inovatif pada perawat. Simpulan dari penelitian ini yaitu leader-member exchange, otonomi pekerjaan dan creative self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku kerja inovatif. Selanjutnya creative self-efficacy dapat memediasi pengaruh leader-member exchange dan otonomi pekerjaan terhadap perilaku kerja inovatif. Bagi pihak manajemen penting untuk memberikan kesempatan dan dukungan kepada tenaga kesehatan di semua tingkatan dalam rumah sakit untuk mengembangkan kebijakan dan prosedur asuhan perawatan. Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk menguji hubungan dengan variabel lain seperti kinerja, dan keluaran inovatif sehingga akan memberikan informasi berharga untuk digunakan oleh perawat, manajemen rumah sakit, dan masyarakat pada umumnya

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Leader-Member Exchange, Otonomi Pekerjaan, Creative Self-Efficacy, Perilaku Kerja Inovatif.
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Fakultas: Fakultas Ekonomi > Manajemen, S1
Depositing User: sri yuniati perpustakaan
Date Deposited: 19 Oct 2021 03:14
Last Modified: 19 Oct 2021 03:14
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/47292

Actions (login required)

View Item View Item