KAJIAN KERENTANAN DAN KAPASITAS DESA PESISIR TERHADAP BENCANA DI DAERAH RAWAN TSUNAMI KECAMATAN PURING KABUPATEN KEBUMEN


Resti Aprilia, 3211414024 (2020) KAJIAN KERENTANAN DAN KAPASITAS DESA PESISIR TERHADAP BENCANA DI DAERAH RAWAN TSUNAMI KECAMATAN PURING KABUPATEN KEBUMEN. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 3211414024.pdf - Resti Aprilia.PDF] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Ancaman bencana tsunami terjadi pada daerah pesisir. Terdapat empat desa di Kecamatan Puring yang memiliki ancaman terhadap bencana yaitu Desa Tambakmulyo, Desa Surorejan, Desa Waluyorejo, dan Desa Sidorejo. Ancaman bencana tsunami dapat diatasi dengan meningkatkan kapasitas dan mengurangi kerentanan desa. Tujuan penelitian ini mengetahui kerentanan dan kapasitas serta upaya pengurangan risiko bencana tsunami. Lokasi penelitian berada di keempat desa yang berada di pesisir Kecamatan Puring. Populasi penelitian ini yaitu desa-desa pesisir di Kecamatan Puring. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yaitu desa yang berada di zona bahaya tsunami diantaranya Desa Tambakmulyo, Desa Surorejan, Desa Waluyorejo, dan Desa Sidoharjo. Jumlah seluruh responden yaitu 4 orang. Terdapat dua variabel yang digunakan yaitu kerentanan dan kapasitas desa. Kerentanan terdiri dari kerentanan fisik, sosial, ekonomi dan lingkungan, masing-masing kerentanan memiliki indikator. Kapasitas masyarakat diukur menggunakan instrumen Desa Tangguh Bencana. Metode pengumpulan data berupa: dokumentasi, observasi, wawancara dan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan deskriptif dan matrik kerentanan dan kapasitas desa. Hasil penelitian menunjukan keempat desa penelitian memiliki kerentanan sedang. Kapasitas desa penelitian tergolong dalam kapasitas rendah sehingga masuk kategori Desa Tangguh Bencana Pratama. Matrik kerentanan dan kapasitas menunjukan keempat desa masuk dalam tipologi 1 artinya memiliki prioritas yang sama dalam upaya pengurangan resiko bencana. Upaya pengurangan risiko yaitu mengurangi kerentanan sosial dengan budaya gotongroyong, mengurangi rasio kemiskinan dengan meningkatkan pendapatan masyarakat dengan memanfaatkan tempat wisata yang ada, meningkatkan kapasitas dengan menambah intensitas pelatihan dan pendidikan bencana serta membuat peta jalur evakuasi yang lebih detail serta perbaikan infrastruktur jalan. Saran dari penelitian ini adalah desa perlu meningkatan pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang melibatkan masyarakat umum, serta menyusun rencana penanggulangan bencana yang disinergikan dengan pembangunan desa.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Kerentanan, Kapasitas, BencanaTsunami
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Geografi, S1
Depositing User: Setyarini UPT Perpus
Date Deposited: 18 Oct 2021 07:40
Last Modified: 18 Oct 2021 07:40
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/47256

Actions (login required)

View Item View Item