EFEKTIFITAS FOAM ROLLING TERHADAP PERUBAHAN JUMLAH LEUKOSIT (103/μL), MONOSIT (%) DAN DERAJAT NYERI (VAS) AKIBAT DELAYED ONSET OF MUSCLE SORENESS PASCA LATIHAN LONG DISTANCE RUNNING (10 KM) PADA LAKI-LAKI MUDA SEHAT TERLATIH


Nandaru Fajar Sumirat, 6211416053 (2020) EFEKTIFITAS FOAM ROLLING TERHADAP PERUBAHAN JUMLAH LEUKOSIT (103/μL), MONOSIT (%) DAN DERAJAT NYERI (VAS) AKIBAT DELAYED ONSET OF MUSCLE SORENESS PASCA LATIHAN LONG DISTANCE RUNNING (10 KM) PADA LAKI-LAKI MUDA SEHAT TERLATIH. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of EFEKTIFITAS FOAM ROLLING TERHADAP PERUBAHAN JUMLAH LEUKOSIT (103/μL), MONOSIT (%) DAN DERAJAT NYERI (VAS) AKIBAT DELAYED ONSET OF MUSCLE SORENESS PASCA LATIHAN LONG DISTANCE RUNNING (10 KM) PADA LAKI-LAKI MUDA SEHAT TERLATIH] PDF (EFEKTIFITAS FOAM ROLLING TERHADAP PERUBAHAN JUMLAH LEUKOSIT (103/μL), MONOSIT (%) DAN DERAJAT NYERI (VAS) AKIBAT DELAYED ONSET OF MUSCLE SORENESS PASCA LATIHAN LONG DISTANCE RUNNING (10 KM) PADA LAKI-LAKI MUDA SEHAT TERLATIH) - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

DOMS mengakibatkan inflamasi yang melibatkan leukosit. Leukosit yang berperan dalam fase ini adalah monosit. Untuk mencegah DOMS dan inflamasi maka digunakan treatment foam rolling. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji efektifitas Foam Rolling terhadap Perubahan Jumlah Leukosit (103/μL), Monosit (%) dan Derajat Nyeri (VAS). Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen dengan design Purposive Sampling , One Group Repeated-Measures Design. Sampel dari penelitian ini adalah 10 lelaki muda terlatih yang ada dikota semarang. Sampel diberi perlakuan long distance running 10 Km. Kemudian diberi treatment foam rolling selama 30 menit pada kelompok otot ekstremitas bawah. Pengukuran leukosit, monosit dan VAS dilakukan sebanyak 3 kali yaitu pretest, 24 jam, dan 48 jam. Analisa data dilakukan dengan SPSS versi 26 menggunakan uji Repeated-Measures Anova. Terjadi penurunan tidak signifikan antara pretest dan 24 jam yaitu 0,12 103/μL atau 2%. Kemudian terjadi penurunan kembali antara 24 jam dan 48 jam yaitu 0,25 103/μL, namun terjadi peningkatan monosit 21%. Untuk pengukuran VAS puncak nyeri dirasakan pada 24 jam dengan persentase (triceps surae 30%, tibialis anterior 30%, hamstring 10%, quadriceps femoris 70%, dan gluteus 30%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah foam rolling efektif untuk mencegah inflamasi dan membantu recovery pasca long distance running 10 Km.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Theurapeutic Media, Immune System, Sport Medicine, Delayed Onset of Muscle Soreness
Subjects: O Sport > Ilmu Keolahragaan
Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Ilmu Keolahragaan, S1
Depositing User: sri yuniati perpustakaan
Date Deposited: 27 Sep 2021 06:50
Last Modified: 27 Sep 2021 06:50
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/46813

Actions (login required)

View Item View Item