Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif dengan Pendekatan Struktural Numberel Heads Together terhadap Pemahaman Konsep Fisika Pokok Bahasan Getaran dan Gelombang.

Khoridah , 4214981251 (2006) Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif dengan Pendekatan Struktural Numberel Heads Together terhadap Pemahaman Konsep Fisika Pokok Bahasan Getaran dan Gelombang. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif dengan Pendekatan Struktural Numberel Heads Together terhadap Pemahaman Konsep Fisika Pokok Bahasan Getaran dan Gelombang.) - Published Version
Download (19Kb)

    Abstract

    Khoridah. 2006. Skripsi. Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif dengan Pendekatan Struktural Numberel Heads Together terhadap Pemahaman Konsep Fisika Pokok Bahasan Getaran dan Gelombang. Pembimbing I Drs. Hadi Susanto,M.Si, Pembimbing II Drs. M. Sukisno, M.Si Keberhasilan dalam pembelajaran fisika salah satunya ditentukan oleh faktor penggunaan model pembelajaranyang tepat. Oleh karena itu penting bagi guru untuk menentukan model pembelajaran yang akan diterapkan dikelas. Model pembelajaran tersebut akan membawa implikasi terhadap orientasi kegiatan guru dikelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif dengan pendekatan structural Numberel Heads Together terhadap pemahaman konsep fisika pokok bahasan Getaran dan Gelombang pada siswa kelas VIII di SMP Muhammmadiyah 01 Weleri Tahun Pelajaran 2005/2006. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII yang terdiri dari 4 kelas dengan jumlah siswa 154 siswa. Sampel penelitian diambil 2 kelas dengan teknik random sampling. Kelas eksperimen berjumlah 38 siswa dikenai perlakuan model pembelajaran kooperatif dengan pendekatan structural, sedangkan kelas control berjumlah 38 siswa dikenai perlakuan pembelajaran secara konvensional. Perbedaan yang mendasar dari perlakuan yang diberikan adalah adanya partisipasi aktif seluruh siswa didalam kelompok dan adanya penghargaan secara kelompok. Pengambilan data dengan menggunakan metode dokumentasi dan tes. Instrumen tes dianalisis secara validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran soal dan daya pembeda soal. Dari analisis tes diperoleh 28 soal dari 35 soal yang memenuhi syarat sebagai instrument penelitian. Dari hasil analisis data tahap akhir diperoleh bahwa hasil tes pada kelas eksperimen xhitung = 4,6689 dan kelas control xhitung = 3,2537, dengan taraf signifikan 5 % dan dk = 3, diperoleh x tabel = 7,81. Karena xhitung < x table maka data terdistribusinormal. Pengujian hipotesis menggunakan uji t untuk dua kelompok dengan varians sama diperoleh thitung = 3,007 dengan taraf signifikan 5 % dan dk = 70 diperoleh ttabel = 1,667. Ini berarti bahwa hipotesis Ho yang menyatakan bahwa rata-rata dari dua kelompok sama ditolak, sedangkan Hi yang menyatakan bahwa rata-rata dari dua kelompok berbeda diterima. Maka disimpulkan bahwa pemahaman konsep fisika siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 01 Weleri yang menggunakan model pembelajaran kooperatif dengan pendekatan struktural Numberel Heads Together lebih baik secara signifikan dari pembelajaran konvensional dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan kepada guru fisika khususnya bahwa model pembelajaran kooperatif dengan pendekatan struktural Numberel Heads Together dapat dijadikan pertimbangan dalam memilih model pembelajaran fisika.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Q Science > QC Physics
    Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Fisika, S1
    Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
    Date Deposited: 25 Sep 2011 23:25
    Last Modified: 25 Sep 2011 23:25

    Actions (login required)

    View Item