PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP LAYANAN BUS TRANS SEMARANG DI KOTA SEMARANG


Harpan Satria Sanjaya Porung, 3312413033 (2020) PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP LAYANAN BUS TRANS SEMARANG DI KOTA SEMARANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of Skripsi_Harpan Satria Sanjaya.P_3312413033 - Harpan Satria.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Dari zaman dahulu transportasi telah digunakan dalam membantu kehidupan masyarakat. Seiring perkembangan zaman, alat dan model nya mengalami banyak perubahan dan berbeda dari model yang lama serta kemampuan alat transportasi juga meningkat. meningkatnya jumlah penduduk berpengaruh terhadap meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan kebutuhan transportasi seperti halnya di Kota Semarang yang merupakan ibukota provinsi Jawa Tengah yang mengalami masalah kepadatan lalu lintas serta kebutuhan akan transportasi umum yang bersifat massal. Pemerintah Kota Semarang telah membuat Layanan Bus Trans Semarang guna mengatasi masalah kebutuhan transportasi di Kota Semarang. Seiring berjalannya layanan ini banyak masyarakat menggunakan dan merasakan layanan tersebut tentu memiliki persepsi dan kesan dalam menggunakan Bus Trans Semarang .Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang layanan Bus Trans Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket (kuesioner), wawancara, dan observasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskripstif disertai dengan rumus persentase . Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan Bus Trans Semarang menurut persepsi masyarakat dari kondisi armada Bus didapati hasil sebanyak 72,83% responden menilai BAIK, fasilitas shelter sebanyak 67,16% responden menilai BAIK, dan untuk ticketing Bus sebanyak 82,75% responden menilai BAIK. dinilai dari Bukti langsung (tangible) bukti fisik fasilitas memenuhi sebagai syarat layanan yang BAIK. Hasil persepsi masyarakat Semarang terhadap petugas Bus Trans Semarang didapati hasil sebanyak 79% responden menilai BAIK, petugas dalam memberikan layanan sangat baik terutama membantu penumpang dan menjamin keselamatan dan keamanan penumpang. Dinilai dari daya tanggap (responsiveness) petugas, jaminan (assurance) yang diberikan, dan empati (empathy) terhadap penumpang sudah memenuhi indikator tersebut. Sebanyak 53% persen responden menilai sopir Bus Trans Semarang telah melaksanakan tugasnya dengan BAIK. Upaya menekan pelanggaran yang dilakukan sopir dengan memasang GPS dan CCTV merupakan upaya memberikan jaminan keamanan bagi penumpang, jaminan (assurances) yang diberikan memenuhi standart, waktu jemput sopir dengan rentang waktu 10-15 menit dari segi Kehandalan (reliabillity) telah memenuhi standart. persepsi masyarakat tentang jangkauan dan rute Bus Trans Semarang menunjukan bahwa layanan Bus Trans Semarang berupaya memberikan layanan transportasi massal yang terintegrasi. Terintegrasi yaitu saling terhubung antar koridor dan mencangkup seluruh area Kota Semarang. Penelitian terkait persepsi masyarakat terhadap rute dan jangkauan dinilai 74,5% persen responden menilai efektif, kehandalan (reliability) bus Trans Semarang cukup bisa diandalkan dalam mendukung mobilitas masyarakat karena rute yang disediakan terintegrasi di wilayah Kota Semarang. Sebanyak 90,33% persen responden menilai layanan Bus Trans Semarang dalam usaha menekan pengguna kendaraan pribadi dinilai efektif. Masyarakat menilai layanan Bus Trans dinilai efektif dalam mengurangi kemacetan dan 82% responden menilai layanan Bus Trans Semarang dalam usaha mengurangi tingkat kemacetan dinilai efektif. Segi kehandalan (reliability) sebagai layanan transportasi yang dapat mendukung mobilitas warga masyarakat sehingga masyarakat tertarik menggunakan Bus Trans Semarang dibandingkan kendaraan pribadi. Saran, kepada pemerintah Kota Semarang fasilitas armada Bus Trans Semarang untuk lebih ditekankan pada penggunaan bahan bakar yang ramah lingkungan atau lebih utama menggunakan bahan bakar gas. Untuk fasilitas shelter untuk tetap memperhatikan kebersihan dan perhatian terhadap aksi vandalisme yang dilakukan dihalte atau shelter Bus. Petugas Bus Trans Semarang perekrutan petugas Bus Trans Semarang perlu dilakukan secara ketat untuk mendapatkan SDM yang baik, sehingga ketika melayani penumpang dapat memberikan pelayanan yang baik kepada penumpang. Pembinaan terhadap sopir Bus Trans Semarang sangat perlu diperhatikan. Seleksi supir Bus Trans harus dilakukan secara ketat secara ketrampilan mengemudi, psikologis, administrasi seperti SIM harus di check keasliannya, dan kesehatan. Pembinaan dan pelatihan perlu dilakukan dengan berkerjasama dengan beberapa pihak seperti kepolisian untuk memberikan pengetahuan seputar berlalu lintas. Pelatihan atau training jalan sebelum diangkat menjadi pegawai perlu dilakukan dengan diawasi. Untuk masa yang akan datang demi meningkatkan kehandalan layanan Bus Trans Semarang perlu dibuat sebuah jalur khusus Bus Trans Semarang sehingga dapat mendorong kelancaran operasional terhindar dari kemacetan sebab memiliki jalur sendiri.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Persepsi, Layanan, Bus Trans Semarang
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, S1
Depositing User: dina nurcahyani perpus
Date Deposited: 14 Sep 2021 04:17
Last Modified: 14 Sep 2021 04:17
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/46254

Actions (login required)

View Item View Item