ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS MULTI DRUG RESISTANT (TB-MDR) “TO END TB” DI KOTA SEMARANG


Tika Dwi Cahyani, 6411416101 (2020) ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS MULTI DRUG RESISTANT (TB-MDR) “TO END TB” DI KOTA SEMARANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS MULTI DRUG RESISTANT (TB-MDR) “TO END TB” DI KOTA SEMARANG] PDF (ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS MULTI DRUG RESISTANT (TB-MDR) “TO END TB” DI KOTA SEMARANG) - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Tuberkulosis Resistan Obat (TB-RO) di Kota Semarang dari tahun 2016-2018 selalu mengalami peningkatan jumlah kasus. Jumlah kasus tertinggi terjadi pada tahun 2018 yaitu sebanyak 68 kasus (0,0041%). Pada tahun 2019 sebanyak 64 kasus (0,0035%) TB-RO, dimana 63 (0,0034%) dari jumlah kasus tersebut merupakan TB-MDR dan 1 kasus (0,0001%) TB-XDR. Terdapat 44 (65%) pasien sudah mulai pengobatan dan 24 (35%) pasien belum/tidak memulai pengobatan. Angka ini dilaporkan dari 37 puskesmas yang ada di Kota Semarang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan kejadian Tuberkulosis Multi Drug Resistant (TB-MDR) “to End TB” di Kota Semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan rancangan case control. Sampel yang ditetapkan sebesar 58 kasus dan 58 kontrol dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner terstruktur dan panduan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan uji chi square dan uji Regresi Logistik dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara riwayat hasil pengobatan sebelumnya (putus obat) (OR = 5,83; 95% CI = 1,14 - 29,89), riwayat hasil pengobatan sebelumnya (sembuh) (OR = 4,86; 95% CI = 1,21 - 19,53), riwayat kontak dengan penderita TB/TB-MDR (OR = 4,09; 95% CI = 1,66 - 10,09), status merokok (OR = 2,57; 95% CI = 1,12 - 5,91), riwayat kepatuhan minum obat (kategori rendah) (OR = 36,17; 95% CI = 4,28 - 305,98), dan riwayat kepatuhan minum obat (kategori sedang) (OR = 10,77; 95% CI = 1,31 - 88,90) dengan kejadian Tuberkulosis Multi Drug Resistant (TB-MDR) “to End TB” di Kota Semarang. Sedangkan variabel biaya kesehatan kategori sedang merupakan faktor protektif terhadap kejadian Tuberkulosis Multi Drug Resistant (TB-MDR) “to End TB” di Kota Semarang (p-value = 0,01; OR = 0,16; 95% CI= 0,43 - 0,63). Saran penelitian diberikan kepada pihak-pihak terkait agar berpartisipasi dalam upaya pencegahan penularan TB Paru, serta untuk mencegah kejadian TB-MDR untuk mencapai “End TB”.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Analisis, TB-MDR, puskesmas wilayah Kota Semarang
Subjects: O Sport > Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Kesehatan Masyarakat, S1
Depositing User: sri yuniati perpustakaan
Date Deposited: 08 Sep 2021 02:45
Last Modified: 08 Sep 2021 02:45
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/45712

Actions (login required)

View Item View Item