DISTRIBUSI AIR PADA SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN (STUDI KASUS GEDUNG DINAS KESEHATAN KOTA SEMARANG DENGAN SIMULASI PROGRAM EPANET 2.0)


Yanuar Ali Nurhakim, 5113416037 (2020) DISTRIBUSI AIR PADA SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN (STUDI KASUS GEDUNG DINAS KESEHATAN KOTA SEMARANG DENGAN SIMULASI PROGRAM EPANET 2.0). Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of DISTRIBUSI AIR PADA SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN (STUDI KASUS GEDUNG DINAS KESEHATAN KOTA SEMARANG DENGAN SIMULASI PROGRAM EPANET 2.0)] PDF (DISTRIBUSI AIR PADA SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN (STUDI KASUS GEDUNG DINAS KESEHATAN KOTA SEMARANG DENGAN SIMULASI PROGRAM EPANET 2.0)) - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Kebakaran merupakan salah satu bencana yang wajib dihindari dengan berbagai cara, salah satunya dengan pencegahan kebakaran gedung atau yang biasa disebut dengan sistem proteksi kebakaran. Penelitian ini mengambil sampel yaitu Gedung Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui penerapan sistem proteksi kebakaran pada Gedung Dinas Kesehatan Kota Semarang. Tujuan dari dibuatnya penelitian ini yaitu; (1) untuk mengetahui apakah penerapan sistem proteksi kebakaran pada Gedung DKK Semarang sesuai dengan aturan yang berlaku dan (2) untuk mengetahui apakah distribusi air pada sistem proteksi kebakaran Gedung DKK Semarang berfungsi dengan baik sesuai kebutuhan Metode pengumpulan data pada penelitian ini terdiri dari observasi dan studi pustaka. Observasi digunakan untuk mencari data penelitian berupa gambar perencanaan pada sistem proteksi gedung dan studi pustaka dilakukan untuk mendapatkan data berupa standar spesifikasi alat serta aturan penggunaan alat pada sistem proteksi. Penelitian ini juga menggunakan metode analisis berbasis program aplikasi bernama Epanet 2.0. Program Epanet digunakan untuk mensimulasikan model hidrolik sesuai dengan sistem proteksi kebakaran pada Gedung Dinas Kesehatan Kota Semarang. Hasil analisa menggunakan program Epanet 2.0 menunjukan bahwa sistem sprinkler sudah memenuhi kebutuhan berdasarkan jumlah debit air persediaan maupun berdasarkan tekanan yang dibutuhkan. Volume tangki bawah tanah sebesar 150 m3 telah memenuhi persyaratan berdasarkan SNI 03-3989-2000. Nilai tekanan pada seluruh sprinkler sudah memenuhi persyaratan SNI 03-3989-2000 dengan nilai tekanan terkecil sebesar 2,5 kgf/cm2. Sistem sprinkler tidak memenuhi nilai distribusi air yang diatur pada NFPA 13 dengan waktu distribusi maksimum sebesar 50 detik sedangkan pada hasil analisa didapat waktu sebesar 205 detik. Sedangkan pada sistem fire hydrant, nilai tekanan pada semua titik sistem memenuhi aturan SNI 03-1745-2000 dengan nilai maksimum tidak melebihi 24,1 bar. Nilai tekanan pada sambungan slang hidran box terjauh tidak memenuhi aturan SNI 03-1745-2000 dengan nilai tekanan pada hidran box terjauh sebesar 4,6 bar, dimana tekanan minimal sebesar 6,9 bar.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Kebakaran, proteksi, Simulasi program Epanet 2.0.
Subjects: L Education > Special Education > Building Engineering Education
Fakultas: Fakultas Teknik > Teknik Sipil, S1
Depositing User: budi Budi santoso perpustakaan
Date Deposited: 31 Aug 2021 00:53
Last Modified: 31 Aug 2021 00:53
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/45107

Actions (login required)

View Item View Item