Penentuan Posisi Obyek Wisata dan Prasarana Wisata Dataran Tinggi Dieng Di Kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegara Menggunakan GPS Berbasis Sistem Informasi Geografis.


Dina Eti Kartiningsih, 3252302513 (2005) Penentuan Posisi Obyek Wisata dan Prasarana Wisata Dataran Tinggi Dieng Di Kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegara Menggunakan GPS Berbasis Sistem Informasi Geografis. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of Penentuan Posisi Obyek Wisata dan Prasarana Wisata Dataran Tinggi Dieng Di Kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegara Menggunakan GPS Berbasis Sistem Informasi Geografis.]
Preview
PDF (Penentuan Posisi Obyek Wisata dan Prasarana Wisata Dataran Tinggi Dieng Di Kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegara Menggunakan GPS Berbasis Sistem Informasi Geografis.) - Published Version
Download (1MB) | Preview

Abstract

Kepariwisataan merupakan salah satu dari aktifitas manusia untuk memenuhi kesenangan hati, kebutuhan jasmani dan rohani. Pariwisata dapat mendatangkan keuntungan pada daerah yang berusaha mengembangkan kegiatan pariwisata. Seperti halnya Pemerintah Kabupaten Banjarnegara yang sekarang berusaha mengembangkan dan memajukan aset wisata Dataran Tinggi Dieng. Pengembangan obyek wisata sangat tergantung pada produk industri pariwisata yang meliputi daya tarik wisata, prasarana wisata dan kemudahan perjalanan wisatanya. Untuk memajukan industri pariwisata diperlukan informasi yang dapat digunakan untuk mengetahui posisi obyek wisata dan prasarana wisata. Berdasarkan hal tersebut maka penelitian ini bertolak dari permasalahan : 1) Dimana lokasi obyek wisata dan prasarana wisata Dataran Tinggi Dieng, 2) Prasarana apa saja yang mendukung daya tarik obyek wisata, 3) Obyek wisata apa saja yang ada di Dataran tinggi Dieng. Tujuan dari penelititan ini yaitu: 1) Untuk menentukan posisi obyek dan prasarana wisata Dataran Tinggi Dieng di Kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegara, 2) Untuk mengetahui persebaran obyek wisata Dataran Tinggi Dieng di Kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegara. Obyek dalam penelitian ini adalah obyek wisata dan prasarana wisata yang ada di Dataran Tinggi Dieng Kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegara. Variabel penelitian terdiri dari data spasial dan data atribut obyek wisata dan prasarana wisata. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi, survei lapangan, dan kerja laboratorium. Alat dalam penelitian yaitu GPS, komputer dengan software Arc View, scanner, printer, alat tulis. Bahan dalam penelitian yaitu peta topografi, peta administrasi, peta jaringan jalan, peta lokasi obyek wisata dan peta situasi obyek wisata. Pengolahan data dilakukan dengan software Arc View, yang terdiri dari persiapan view, pemasukan sumber data, digitasi, editing, tabel dan layout. Analisis data dengan analisis SWOT (Strengt, Weakness, Opportunity, Threath) dari SIG dalam penentuan lokasi dan SWOT dari kawasan wisata Dataran Tinggi Dieng. Obyek wisata Dataran Tinggi Dieng di Kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegara terdiri dari: 1) Sumur Jalatunda di Desa Pekasiran, 2) Kawah Candradimuka di Desa Pekasiran, 3) Sumber Air Panas Bitingan di Desa Kepakisan, 4) Kawah Sileri di Desa Kepakisan, 5) Telaga Merdada di Desa Karang Tengah, 6) Candi Dwarawati di Desa Dieng, 7) Komplek Candi Arjuna di Dieng, 8) Telaga Balekambang di Desa Dieng, 9) Candi Gatutkaca di Desa Dieng, 10) Museum Purbakala di Desa Dieng, dan 11) Kawah Sikidang di Desa Dieng. Prasarana wisata yang ada di obyek wisata Dataran Tinggi Dieng yaitu: 1) Bank, 2) Gazebo/Gardu Pandang, 3) Hotel, 4) Kantor Pos, 5) Masjid, 6) Pos Keamanan, 7) Puskesmas, 8) Rumah Makan, 9) SPBU, 10) Terminal, 11) WC Umum, 12) Wartel. Posisi suatu obyek dapat diketahui dengan menggunakan GPS, data GPS kemudian diolah menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) sehingga diperoleh informasi yang tepat dari pariwisata baik posisi obyek maupun prasarana wisatanya. Dari hasil penelitian diperoleh posisi koordinat X,Y dari masing-masing obyek yang ada dan prasarana wisata. Pengolahan data GPS dilakukan menggunakan Software Arc View yang meliputi: 1) Persiapan Veiw, 2) Proses Register and Transform, 3) Digitasi, 4) Tabel, 5) Editing, dan 6) Layout Peta. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengumpulan dan pengambilan data lokasi menggunakan GPS dan pengolahan data dengan SIG, posisi obyek wisata dan parasarana wisata dapat diketahui dengan cepat, tepat dan mudah, sehingga diharapkan dapat lebih menarik minat wisatawan untuk berkunjung karena tersedia informasi pariwisata dengan peta lokasi wisata dan prasarana wisata digital. Saran yang diberikan adalah: Bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Banjarnegara, sebaiknya dalam menentukan posisi obyek wisata dengan menggunakan GPS dan pengolahan data GPS menggunakan SIG agar informasi pariwisata dapat diketahui dengan cepat, tepat dan mudah, untuk itu perlu dikenalkan adanya teknologi SIG bagi instansi terkait. Bagi masyarakat Kabupaten Banjarnegara yaitu ikut aktif menjaga kelestarian obyek wisata dan prasarana wisata agar keberadaannya tetap terjaga dengan baik, serta ikut mempromosikan obyek wisata yang ada di Kabupaten Banjarnegara pada umumnya dan Dataran Tinggi Dieng pada khususnya karena obyek ini menjadi salah satu obyek wisata andalan Kabupaten Banjarnegara.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Posisi, Koordinat, GPS, Wisata, SIG
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Survei dan Pemetaan Wilayah, D3
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 29 Mar 2011 01:29
Last Modified: 25 Apr 2015 04:01
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/451

Actions (login required)

View Item View Item