Pengelolaan Pembelajaran Anak Autistik Studi Deskriptif Di Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) Negeri Semarang Tahun Ajaran 2008/2009.

Prihatini Agustini, 2008 (2008) Pengelolaan Pembelajaran Anak Autistik Studi Deskriptif Di Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) Negeri Semarang Tahun Ajaran 2008/2009. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (Pengelolaan Pembelajaran Anak Autistik Studi Deskriptif Di Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) Negeri Semarang Tahun Ajaran 2008/2009.) - Published Version
Download (24Kb)

    Abstract

    Prihatini Agustini : Pengelolaan Pembelajaran Anak Autistik Studi Deskriptif Di Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) Negeri Semarang Tahun Ajaran 2008/2009. Skripsi. Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang. Pembimbing I: Drs. Budiyono, M.S. Pembimbing II: Dra. Titi Prihatin, M.Pd. Kata kunci : Pengelolaan Pembelajaran Anak Autistik Pengelolaan pembelajaran adalah proses mencapai tujuan pendidikan. Proses itu dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Perencanaan meliputi kegiatan menetapkan apa yang ingin dicapai, bagaimana mencapai, berapa lama, berapa orang yang diperlukan, dan berapa banyak biayanya. Pelaksanaan diperlukan untuk mewujudkan tingkat penampilan dan partisipasi yang tinggi dari setiap pelaksana yang terlibat dalam kegiatan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Penilaian/evaluasi yaitu suatu kegiatan pengkajian terhadap sesuatu sebagai bahan untuk pengambilan keputusan dalam usaha untuk mengetahui sudah sampai seberapa jauh kegiatan pembelajaran telah mencapai tujuannya. SLB Negeri Semarang merupakan sekolah yang memberikan pelayanan pendidikan anak berkebutuhan khusus, salah satunya autis. Sebagai Sekolah Center SLB di Jawa Tengah, SLB Negeri Semarang dituntut menjadi lembaga pendidikan yang berkompeten. Salah satu faktor yang memegang peranan penting dalam menciptakan suatu lembaga pendidikan khusus yang berkompeten dibutuhkan beberapa faktor. Faktor terpenting tersebut adalah pengelolaan pembelajaran yang efektif dan efisien. Pengelolaan pembelajaran yang efektif dan efisien dianggap penting karena tanpa adanya suatu pengelolaan pembelajaran yang efektif dan efisien di dalam suatu lembaga pendidikan maka proses pencapaian tujuan pendidikan tidak akan tercapai/berhasil. Masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana perencanaan pembelajaran, 2) Bagaimana pelaksanaan pembelajaran, dan 3) Bagaimana evaluasi pembelajaran di Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) Negeri Semarang. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pengelolaan pembelajaran anak autistik di Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) Negeri Semarang. Penulis menggunakan desain penelitian deskriptif yang bertujuan untuk memecahkan masalah-masalah aktual yang dihadapi sekarang dan untuk menggambarkan situasi dan kejadian. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Prosedurnya mewawancarai kepala sekolah, guru anak autis di Sekolah Dasar SLB Negeri Semarang. Simpulan penelitian tentang pengelolaan pembelajaran anak autis di Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) Negeri Semarang menunjukkan bahwa: 1) Di dalam perencanaan pembelajaran terdapat beberapa aspek, aspek tersebut meliputi penentuan tujuan pembelajaran, kurikulum, media, metode, pendidik, sarana dan prasarana, serta evaluasi. 2) Metode yang digunakan dalam proses pembelajaran anak autis adalah metode ABA (Applied Behaviotral Analysis)/LOVVAS dan metode Son-rise. Sedangkan terapi yang digunakan antara lain yaitu terapi okupasi, terapi musik, terapi perilaku, terapi sensori integrasi, terapi akupresur, terapi wicara. 3) . Evaluasi untuk peserta didik (autis) di SDLB Negeri Semarang dilakukan dengan dua cara yaitu: evaluasi mingguan/bulanan digunakan untuk mengetahui kesesuaian materi. dengan kebutuhan dan kemampuan anak didik dan evaluasi semesteran untuk mengetahui berhasil tidaknya program yang telah direncanakan dari awal. Evaluasi tersebut dilakukan secara terjadwal. Hasil evaluasi dituangkan dalam bentuk buku raport yang diberikan kepada masing-masing orang tua peserta didik. Berdasarkan simpulan penelitian, disarankan agar: 1) Pihak sekolah hendaknya menambah pendidik dan alat peraga untuk mempermudah proses pembelajaran. 2) Pendidik harus selalu aktif menambah informasi baru dari berbagai media. Karena dengan bertambahnya informasi, maka penggunaan metode pembelajaran, materi pembelajaran mengalami perkembangan sehingga proses pembelajaran menjadi lebih berkembang dan bervariasi/tidak monoton. 3) Orang tua/keluarga lebih memperhatikan anaknya dengan tetap melanjutkan berbagai latihan/pembelajaran yang telah diperoleh peserta didik di sekolah. 4) Pemerintah lebih memperhatikan peserta didik yang memiliki keterbatasan khusus dalam dirinya, baik dalam pendidikan maupun lapangan pekerjaan.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Pengelolaan Pembelajaran Anak Autistik
    Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Teknologi Pendidikan, S1
    L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
    L Education > LB Theory and practice of education > LB2361 Curriculum
    Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Teknologi Pendidikan (S1)
    Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
    Date Deposited: 22 Sep 2011 02:41
    Last Modified: 22 Sep 2011 02:41

    Actions (login required)

    View Item