Pelaksanaan Pembelajaran Pekerjaan Mekanik Elektro Berwawasan Lingkungan di SMK Negeri 3 Semarang.

Danar Pambudi, 2008 (2006) Pelaksanaan Pembelajaran Pekerjaan Mekanik Elektro Berwawasan Lingkungan di SMK Negeri 3 Semarang. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (Pelaksanaan Pembelajaran Pekerjaan Mekanik Elektro Berwawasan Lingkungan di SMK Negeri 3 Semarang.) - Published Version
Download (20Kb)

    Abstract

    Danar Prambudi (2008) : Pelaksanaan Pembelajaran Pekerjaan Mekanik Elektro Berwawasan Lingkungan di SMK Negeri 3 Semarang. Skripsi, Progam Studi Pendidikan Teknik Elektro Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang. Pembelajaran pekerjaan mekanik elektro adalah salah satu materi yang dipelajari oleh siswa jurusan pemanfaatan tenaga listrik. Didalam materi tersebut terdapat diantaranya adalah sub-kompetensi yang berisi tentang penanggulangan dan daur ulang limbah serta cara-cara melindungi alam sekitarnya. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas II PTL 2 SMK Negeri 3 Semarang yang berjumlah 33 orang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku siswa terhadap lingkungan setelah mengikuti pembelajaran berwawasan lingkungan yang diadakan di SMK Negeri 3 Semarang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi,teknik angket dan teknik observasi. Teknik analisisnya adalah dengan menghitung nilai responden dari masing-masing indikator, menabulasi skor dan menghitung skor tersebut dalam persentase. Kemudian persentase nilai yang didapat dari angket dibandingkan dengan persentase nilai yang didapat dari observasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa persentase nilai angket lebih tinggi daripada nilai lembar observasi. Berikut ini dapat dijelaskan lebih lanjut : indikator sumber pencemaran nilai pada angketnya adalah 83,84 % sedangkan lembar observasinya adalah 67 %. Nilai angket pada indikator kegunaan jenis bahan adalah 82,7 % sedangkan lembar observasinya 80 %. Kemudian 72,24 % nilai untuk angket pada indikator sistem pengolahan sedangkan lembar observasinya bernilai 60 %. Untuk indikator banyaknya buangan dan jenisnya nilai angketnya adalah 82,7 % sedangkan lembar observasinya adalah 60 %. Kemudian indikator kegunaan bahan beracun dan berbahaya adalah 72,85 sedangkan lembar observasinya adalah 60 %. Apabila dirata-rata maka persentase nilai angketnya adalah 79,27 % sedangkan lembar observasinya adalah 65,4 %. Karena keterbatasan waktu observasi yang dilakukan di SMK Negeri 3 Semarang yaitu sekali pertemuan maka data yang dapat diperoleh seperti yng telah dijelaskan sebelumnya. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pengetahuan yang didapat siswa dalam pembelajaran pekerjaan mekanik elektro berwawasan lingkungan adalah tinggi, dan tingkah perilaku kepeduliannya terhadap lingkungan sudah baik. Adapun saran yang dapat diberikan dari hasil penelitian ini ialah agar siswa lebih memperhatikan materi pekerjaan mekanik elektro yang berwawasan lingkungan yang diajarkan oleh guru dan mempelajarinya kembali setelah mendapatkan materi tersebut. Disamping itu perlu peningkatan pemahaman tentang kepedulian terhadap lingkungannya agar dapat seimbang antara pengetahuan yang dimiliki dengan tingkah laku siswa. Dengan pemahaman siswa tentang kepeduliannya terhadap lingkungan diharapkan dapat mencerminkannya dalam perilakunya sehari-hari.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
    Fakultas: Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Elektro, S1
    Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
    Date Deposited: 22 Sep 2011 02:35
    Last Modified: 22 Sep 2011 02:35

    Actions (login required)

    View Item