PERBANDINGAN BUSTIER MENGGUNAKAN POLA J.H. MEYNEKE dan CHARMANT TERHADAP TUBUH UKURAN S,M, dan L


Retno Tri Murahati, 5401415025 (2020) PERBANDINGAN BUSTIER MENGGUNAKAN POLA J.H. MEYNEKE dan CHARMANT TERHADAP TUBUH UKURAN S,M, dan L. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 5401415025.pdf]
Preview
PDF
Download (9MB) | Preview

Abstract

Bustier adalah pakaian dalam atau pakaian luar pas dibadan, merupakan kombinasi dari bra atau korset tidak mempunyai tali bahu mampu mengencangkan pinggang dan dada untuk membuat dada terlihat lebih berisi. Ketepatan dalam memilih sistem pola akan berpengaruh terhadap hasil jadi bustier. J.H. Meyneke memiliki dua lipit kup, dibahu dan dipinggang untuk orang yang mepunyai payudara besar. Sistem pola Charmant mempunyai hasil kup cocok untuk wanita yang mempunyai bentuk tubuh besar cocok untuk membentuk bagian dada, dimana kedua pola ini sesuai untuk dijadikan konstruksi pembuatan pola bustier. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahuai ada tidaknya perbedaan hasil pembuatan Bustier menggunakan sistem pola J.H. Meyneke dengan pola Charmant. Penelitian ini merupakan penelitian komparatif menggunakan desain penelitian eksperiment pra eksperimental one-shote case study, suatu kelompok yang diberi perlakuan, dan selanjutnya diobservasi hasilnya. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi dengan responden dalam penelitian ini berjumlah 47 panelis. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji Independen T-test dilakukan untuk melihat perbedaan rata-rata hasil jadi bustier dan uji Friedman dilakukan untuk melihat perbedaan hasil jadi bustier secara keseluruhan. Hasil Uji Independent T-test menyatakan bustier ukuran S nilai sig fhitung = 0,025 < ftabel = 0,05. Bustier ukuran M nilai sig fhitung = 0,417 > ftabel = 0,05. Bustier ukuran L nilai sig fhitung = 0,135 > ftabel = 0,05. Hasil uji friedman menyatakan bahwa nilai sig fhitung = 0,117 > ftabel = 0,05. Simpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa ada perbedaan hasil jadi pada bustier ukuran S dan tidak terdapat perbedaan hasil jadi pada ukuran M dan L. Dari hasil uji Friedman disimpulkan secara keseluruhan tidak ada perbedaan hasil jadi bustier menggunakan sistem pola J.H. Meyneke dengan Charmant. Untuk penelitian selanjutnya disarankan untuk mengutamakan ketelitian pada saat proses pembuatan Bustier sangat diperlukan. Factor Human Error sering kali jadi pemicu terjadinya tidak tepatanya ukuran maupun bentuk yang dihasilkan pada hasil jadi Bustier.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Bustier. Perbedaan Hasil. Sistem Pola J.H. Meyneke. Sistem Pola Charmant
Subjects: T Technology > TY Pendidikan Kesejahteraan Keluarga > TY2 Tata Boga S1
Fakultas: Fakultas Teknik > Pendidikan Tata Boga, S1
Depositing User: dina nurcahyani perpus
Date Deposited: 08 Jan 2021 05:22
Last Modified: 08 Jan 2021 05:22
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/42778

Actions (login required)

View Item View Item