UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SEJARAH MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DISPRESS PADA SISWA KELAS VII A SMP NEGERI 20 SEMARANG TAHUN AJARAN 2008 / 2009


Muhamad Sirojul Muttaqin , 3101405023 (2009) UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SEJARAH MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DISPRESS PADA SISWA KELAS VII A SMP NEGERI 20 SEMARANG TAHUN AJARAN 2008 / 2009. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SEJARAH MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DISPRESS PADA SISWA KELAS VII A SMP NEGERI 20 SEMARANG TAHUN AJARAN 2008 / 2009]
Preview
PDF (UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SEJARAH MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DISPRESS PADA SISWA KELAS VII A SMP NEGERI 20 SEMARANG TAHUN AJARAN 2008 / 2009) - Published Version
Download (478kB) | Preview

Abstract

Sistem pembelajaran IPS Sejarah sampai saat ini masih didominasi oleh metode pembelajaran konvensional. Dimana metode ini tidak begitu banyak mengembangkan kemampua siswa terutama dalam memecahkan suatu permasalahan, sehingga siswa menjadi pasif. Akibatnya nilai hasil belajar pun tidak memuaskan. Untuk menumbuhkan keaktifan siswa, guru dapat menggunakan metode dispress, karena metode ini menuntut siswa untuk lebih aktif dalam sebuah kelompok dan bertanggung jawab untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ditugaskan kepada masing-masing kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah metode dispress dapat meningkatkan hasil belajar sejarah siswa kelas VII A SMP Negeri 20 Semarang tahun ajaran 2008 / 2009. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Setiap siklus terdapat 4 tahapan yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Adapun yang menjadi subyek penelitian adalah siswa kelas VII A yang berjumlah 40 siswa. Siswa dikatan tuntas belajar jika siswa mendapat nilai > 62 dan ketuntasan belajar klasikal mencapai 85 % dari jumlah siswa yang ada dikelas. Hasil belajar siswa sebelum diadakan penelitian diperoleh nilai rata-rata 56,9 dengan prosentase ketuntasan klasikal sebesar 57,5 %. Pada siklus I setelah diadakan penelitian diperoleh nilai rata-rata sebesar 63,75 dengan persentase ketuntasan klasikal 72,5 %. Pada siklus I nilai rata-rata dan ketuntasan belajar klasikal sudah meningkat, tapi ketuntasan belajar belum mencapai indikator. Pada siklus II telah mengalami peningkatan dari siklus I, dengan ketuntasan belajar klasikal yaitu 90 % dari jumlah siswa satu kelas dan nilai rata-rata mencapai 71. Pada siklus III mengalami peningkatan dari siklus II, dengan ketuntasan belajar klasikal yaitu 100 % dan nilai rata-rata kelas mencapai 76,7. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar sejarah dengan menggunakan model dispress

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Hasil Belajar, Dispress
Subjects: D History General and Old World > D History (General)
L Education > LB Theory and practice of education
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sejarah, S1
Depositing User: Users 98 not found.
Date Deposited: 21 Sep 2011 04:10
Last Modified: 25 Apr 2015 05:31
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/4270

Actions (login required)

View Item View Item