PENENTUAN NILAI TEBAL PARUH (HVL) TIMBAL (Pb) DARI AKI BEKAS GUNA PROTEKSI RADIASI MENGGUNAKAN RADIOGRAFI DIGITAL DI LABORATORIUM FISIKA MEDIK UNNES


Shania Astarina Putri, 4211416014 (2020) PENENTUAN NILAI TEBAL PARUH (HVL) TIMBAL (Pb) DARI AKI BEKAS GUNA PROTEKSI RADIASI MENGGUNAKAN RADIOGRAFI DIGITAL DI LABORATORIUM FISIKA MEDIK UNNES. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of PENENTUAN NILAI TEBAL PARUH (HVL) TIMBAL (Pb) DARI AKI BEKAS GUNA PROTEKSI RADIASI MENGGUNAKAN RADIOGRAFI DIGITAL DI LABORATORIUM FISIKA MEDIK UNNES]
Preview
PDF (PENENTUAN NILAI TEBAL PARUH (HVL) TIMBAL (Pb) DARI AKI BEKAS GUNA PROTEKSI RADIASI MENGGUNAKAN RADIOGRAFI DIGITAL DI LABORATORIUM FISIKA MEDIK UNNES) - Submitted Version
Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unnes.ac.id/

Abstract

Putri, Shania Astarina. 2020. Penentuan Nilai Tebal Paruh (HVL) Timbal (Pb) dari Aki Bekas Guna Proteksi Radiasi Menggunakan Radiografi Digital di Laboratorium Fisika Medik UNNES. Skripsi. Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang. Dosen Pembimbing : Prof. Dr. Susilo, M. S. Kata Kunci : Timbal (Pb), Sinar-X, Nilai Tebal Paruh (HVL) Sinar-X merupakan gelombang elektromagnetik yang memiliki panjang gelombang pendek yaitu sekitar 1 Ǻ (10-8 cm), sehingga dapat digunakan untuk mendiagnosis penyakit manusia. Selain bermanfaat, sinar-X juga mempunyai dampak negatif bagi kesehatan manusia. Saat ini, sistem radiografi konvensional (RK) berbasis film sudah mulai tergantikan dengan sistem radiografi digital (RD). Salah satu contoh radiografi hasil modifikasi dari sistem radiografi konvensional menjadi sistem radiografi digital adalah sistem radiografi yang berada di Laboratorium Fisika Medik UNNES. Namun pada pesawat sinar-X mempunyai salah satu parameter penting yang harus dikontrol yaitu kualitas berkas sinar-X. Kualitas berkas sinar-X dapat diukur menggunakan nilai tebal paruh (HVL), yaitu ketebalan bahan yang diperlukan untuk mengurangi intensitas dari sinar-X hingga setengah dari nilai awalnya. Jenis bahan yang digunakan pada penelitian ini yaitu plat timbal aki bekas dengan berbagai ketebalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai intensitas dapat berkurang dengan penambahan ketebalan plat timbal. Berkurangnya nilai intensitas menunjukkan terdapat perbedaan tingkat keabuan (grey level) setiap step pada stepwedge timbal. Besar HVL timbal yang diperoleh adalah 1,96 cm; 2,13 cm; 2,59 cm; 2,72 cm; 3,17 cm; dan 3,44 cm pada tegangan berturut-turut 40 kV, 50 kV, 60 kV, 70 kV, 80 kV, dan 90 kV. Berdasarkan besar tegangan yang digunakan dan nilai HVL yang diperoleh maka nilai HVL yang diperoleh sebanding dengan besar tegangan sinar-X. Semakin besar tegangan sinar-X yang digunakan, semakin besar pula nilai HVL yang diperoleh.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Timbal (Pb), Sinar-X, Nilai Tebal Paruh (HVL)
Subjects: L Education > Special Education > Physical Education
Q Science > QC Physics
Q Science > QC Physics > Medical Physics
Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Fisika, S1
Depositing User: S.S Eko Handoyo
Date Deposited: 29 Dec 2020 02:42
Last Modified: 29 Dec 2020 02:42
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/42440

Actions (login required)

View Item View Item