PERBANDINGAN KEMAMPUAN PENALARAN DAN KOMUNIKASI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 ULUJAMI, PEMALANG PADA MATERI POKOK KUBUS DAN BALOK DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CIRC BERBANTUAN MULTIMEDIA DAN KARTU KUBUS BALOK

Arif Budi Leksana , 4101406530 (2010) PERBANDINGAN KEMAMPUAN PENALARAN DAN KOMUNIKASI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 ULUJAMI, PEMALANG PADA MATERI POKOK KUBUS DAN BALOK DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CIRC BERBANTUAN MULTIMEDIA DAN KARTU KUBUS BALOK. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (PERBANDINGAN KEMAMPUAN PENALARAN DAN KOMUNIKASI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 ULUJAMI, PEMALANG PADA MATERI POKOK KUBUS DAN BALOK DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CIRC BERBANTUAN MULTIMEDIA DAN KARTU KUBUS BALOK) - Published Version
Download (3155Kb)

    Abstract

    Banyak siswa yang tidak menyukai pelajaran matematika karena penyajiannya yang kurang menarik dan terkesan sulit untuk dipelajari. Kurangnya pemanfaatan multimedia pembelajaran dan permainan menjadi alasan mengapa matematika terkesan sulit untuk dipelajari. Pemilihan model pembelajaran juga dapat menjadi penyebab mengapa matematika kurang menarik untuk dipelajari. Diterapkannya KTSP mengindikasikan bahwa penilaian matematika tidak hanya meliputi pemahaman konsep dan pemecahan masalah saja, penalaran dan komunikasi matematika pun tidak luput dari rangkaian penilaian. Pembelajaran kooperatif tipe CIRC multimedia dapat menjadi alternatif dalam pembelajaran. Dari sinilah muncul permasalahan adakah perbedaan kemampuan penalaran dan komunikasi siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Ulujami, Pemalang antara yang dikenai model pembelajaran kooperatif tipe CIRC, model pembelajaran kooperatif tipe CIRC berbantuan multimedia, dan model pembelajaran kooperatif tipe CIRC berbantuan kartu kubus balok pada materi pokok kubus dan balok. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII SMP N 2 Ulujami, Pemalang. Teknik pengambilan sampel digunakan teknik random sampling dengan sampel sebanyak 120. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi dan metode tes. Uji proporsi menunjukkan bahwa Zhitung untuk kelas ekperimen 1 adalah 2,37, dan Ztab = -1,64. Karena nilai Zhit>Ztab maka Ho diterima sehingga pembelajaran dengan model kooperatif tipe CIRC berbantuan multimedia mencapai ketuntasan untuk kemampuan penalaran dan komunikasi. Dari hasil perhitungan uji analisis varians diperoleh Fhitung = 13,0545 dan Ftabel = 3,08. Nilai Fhitung ≥ Ftabel maka H0 ditolak sehingga ada perbedaan antara kelas eksperimen 1, kelas eksperimen 2, dan kelas kontrol. Rata-rata hasil tes kemampuan penalaran dan komunikasi peserta didik kelas eksperimen 1 adalah 76,7, kelas eksperimen 2 adalah 73,32, kelas kontrol adalah 67,57 dan melalui uji lanjut dengan LSD diperoleh nilai = 3,284, D1= 3,35 dan D2 = 9,1 sehingga rata-rata kemampuan penalaran dan komunikasi peserta didik kelas eksperimen 1 lebih tinggi daripada rata-rata kemampuan penalaran dan komunikasi peserta didik kelas eksperimen 2 dan kelas kontrol. Guru sebaiknya menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe CIRC berbantuan multimedia dalam mengajarkan materi pokok kubus dan balok pada siswa kelas VIII SMP N 2 Ulujami, Pemalang tahun ajaran 2009/2010.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Kemampuan penalaran dan komunikasi, model pembelajaran kooperatif tipe CIRC, multimedia, kartu kubus balok
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
    Q Science > QA Mathematics
    Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Matematika, S1
    Depositing User: dwi perpus unnes
    Date Deposited: 19 Sep 2011 22:30
    Last Modified: 25 Apr 2015 01:29

    Actions (login required)

    View Item