PENGARUH KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MATA PELAJARAN SISTEM KEARSIPAN PADA SISWA KELAS XI JURUSAN ADMINISTRASI PERKANTORAN SMK NEGERI 2 PEKALONGAN

Nur Aeni Hasanah , 7101406014 (2010) PENGARUH KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MATA PELAJARAN SISTEM KEARSIPAN PADA SISWA KELAS XI JURUSAN ADMINISTRASI PERKANTORAN SMK NEGERI 2 PEKALONGAN. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (PENGARUH KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MATA PELAJARAN SISTEM KEARSIPAN PADA SISWA KELAS XI JURUSAN ADMINISTRASI PERKANTORAN SMK NEGERI 2 PEKALONGAN) - Published Version
Download (533Kb)

    Abstract

    Tujuan pelajaran sistem kearsipan pada intinya adalah mengajarkan para siswa untuk memahami serta mampu mengelola sistem kearsipan dengan baik karena hal ini sangat dibutuhkan siswa baik pada saat mereka mengadakan praktik di lapangan maupun setelah mereka bekerja. Untuk memahami materi pelajaran dan mampu melaksanakannya secara praktik dibutuhkan motivasi belajar yang tinggi. Hasil observasi awal di SMK Negeri 2 Pekalongan menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa kelas XI jurusan Administrasi Perkantoran pada mata pelajaran sistem kearsipan masih kurang. Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih banyaknya siswa yang tidak/ kurang memperhatikan penjelasan guru pada saat proses pembelajaran berlangsung dan sebagian besar siswa sering terlambat pada saat pergantian jam pelajaran khususnya pergantian jam pelajaran setelah jam istirahat. Dari kenyataan tersebut penulis tertarik untuk melakukan kajian tentang ”Pengaruh Keterampilan Mengajar Guru dan Fasilitas Belajar Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sistem Kearsipan”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh keterampilan mengajar guru dan fasilitas belajar terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran sistem kearsipan baik secara simultan maupun parsial. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI jurusaan Administrasi Perkantoran SMK Negeri 2 Pekalongan sejumlah 74 siswa. Karena jumlah populasi kurang dari 100, maka peneliti menggunakan semua responden yang ada untuk mengambil data. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari keterampilan mengajar guru dan fasilitas belajar sebagai variabel bebas dan motivasi belajar siswa sebagai variabel terikat. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan angket. Teknik analisis data menggunakan deskriptif interval skor dan regresi linier berganda. Hasil analisis deskriptif berdasarkan skor menunjukkan bahwa variabel keterampilan mengajar guru termasuk dalam kriteria sering dengan total skor sebesar 3075, variabel fasilitas belajar termasuk dalam kriteria baik dengan total skor 1920, dan variabel motivasi belajar siswa termasuk dalam kriteria sedang dengan total skor 1438. Hasil analisis regresi berganda memperoleh persamaan regresi Y= 1,090 + 0,203 X1 + 0,382 X2. Uji keberartian persamaan regresi secara parsial dengan uji t diperoleh thitung sebesar 2,192 untuk variabel keterampilan mengajar guru dengan probabilitas 0,032. nilai probabilitas kurang dari 0,05 menunjukkan bahwa secara parsial ada pengaruh yang signifikan antara keterampilan mengajar guru dengan motivasi belajar siswa. Sedangkan untuk variabel fasilitas belajar diperoleh thitung sebesar 3,089 dengan probabilitas 0,003. Ini berarti bahwa ada pengaruh yang signifikan antara fasilitas belajar dengan motivasi belajar siswa. Uji secara simultan dengan uji F diperoleh Fhitung sebesar 10,899 dengan probabilitas 0,000. Nilai probabilitas kurang dari 0,05 menunjukkan bahwa secara simultan ada pengaruh keterampilan mengajar guru dan fasilitas belajar terhadap motivasi belajar siswa. Besarnya pengaruh keterampilan mengajar guru dan fasilitas belajar terhadap motivasi belajar siswa secara simultan adalah sebesar 21,3%. Besarnya pengaruh secara parsial variabel keterampilan mengajar gruru terhadap motivasi belajar siswa sebesar 6,35% dan pengaruh variabel fasilitas belajar terhadap motivasi belajar siswa sebesar 11,83%. Beberapa saran yang dapat penulis ajukan dalam penelitian ini adalah: 1) Untuk lebih meningkatkan motivasi belajar siswa hendaknya pihak sekolah melengkapi tempat belajar atau kelas dengan fasilitas belajar yang memadai. Dengan keadaan seperti ini siswa akan lebih merasa nyaman di dalam kelas dan akan lebih semangat sehingga mereka termotivasi untuk melakukan kegiatan belajar. 2) Guru harus lebih meningkatkan keterampilan dalam mengajar sehingga siswa menjadi lebih tertarik terhadap apa yang disampaikan guru kepadanya sehingga mereka dapat termotivasi untuk belajar. 3) Guru harus lebih kreatif dalam menggunakan berbagai macam keterampilan mengajar agar siswa tidak merasa bosan selama mengikuti proses pembelajaran serta agar materi yang disampaikan dapat lebih mudah dipahami.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Motivasi Belajar, Keterampilan Mengajar Guru, Fasilitas Belajar
    Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
    L Education > LB Theory and practice of education
    Fakultas: Fakultas Ekonomi > Manajemen, S1
    Depositing User: dwi perpus unnes
    Date Deposited: 19 Sep 2011 01:31
    Last Modified: 25 Apr 2015 01:28

    Actions (login required)

    View Item