PENGARUH MUSIK PADA LATIHAN BEBAN DALAM MENINGKATKAN KEKUATAN OTOT BAHU (DELTOID) DAN PUNGGUNG (LASTTISIMUSDORSI) MEMBER FIK FITNESS CENTERTAHUN 2018/2019


NORMA ZUNIKA PRASETIAWAN, 6101414094 (2020) PENGARUH MUSIK PADA LATIHAN BEBAN DALAM MENINGKATKAN KEKUATAN OTOT BAHU (DELTOID) DAN PUNGGUNG (LASTTISIMUSDORSI) MEMBER FIK FITNESS CENTERTAHUN 2018/2019. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of PENGARUH MUSIK PADA LATIHAN BEBAN DALAM MENINGKATKAN KEKUATAN OTOT BAHU (DELTOID) DAN PUNGGUNG (LASTTISIMUSDORSI) MEMBER FIK FITNESS CENTERTAHUN 2018/2019]
Preview
PDF (PENGARUH MUSIK PADA LATIHAN BEBAN DALAM MENINGKATKAN KEKUATAN OTOT BAHU (DELTOID) DAN PUNGGUNG (LASTTISIMUSDORSI) MEMBER FIK FITNESS CENTERTAHUN 2018/2019) - Published Version
Download (3MB) | Preview

Abstract

Permasalahan penelitian : Bagaimana pengaruh musik pada latihan beban dalam meningkatkan kekuatan otot bahu (deltoid) dan punggun (latissimusdorsi) member FIK fitness Canter Tahun 2018/2019. Tujuan penelitian: Mengetahui dan menganalisis kekuatan otot bahu (deltoid) dan punggun (latissimusdorsi) pada member FIK fitness canter di ruangan yang di iringi music dan ruangan tidak di iringi music tahun 2018/2019. Metode penelitian Kuatitatif deskriptif teknik pengambilan data dengan tes. Teknik pengambilan sempel menggunakan purposive sampling teknik pengambilan sampel dengan pertimbangan tertentu atas dasar peryeteraan latar belakang member yang akan ditentukan agar dapat meminimalisir atau bahkan menghapus variable asing yang merupakan faktor yang mempengaruhi variabel bebas dan terikat dan pada intinya berpengaruh pada hasil penelitian yang tidak di inginkan. Adapun jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 12 orang. Hasil identifikasi yang didapatkan kelompok eksperimen satu hasil pre test yang di iringi musik kekuatan dorong adalah 25,33, pada nilai terendah diperloeh 20 sedangkan untuk nilai tertinggi adalah 29. Pada hasil post test kelompok eksperimen satu kekuatan dorong pada rata-rata/mean diperoleh hasil 34,67, pada nilai terendah diperloeh 30 sedangkan untuk nilai tertinggi adalah 40. Pada hasil test kekuatan tarik pada kelompok eksperimen satu yang di iringi musik diperoleh nilai rata-rata/mean pree test 22,67 dan pada nilai terendah diperoleh 14 sedangkan untuk nilai tertinggi 34. sedangkan untuk hasil test kekuatan tarik pada kelompok eksperimen satu yang di iringi musik diperoleh nilai rata-rata/mean post test 31,50 dan pada nilai terendah diperoleh 20 sedangkan untuk nilai tertinggi 45. Kelompok eksperimen dua yang tidak di iringi musik pada hasil test pre test kekuatan tarik diperoleh nilai rata-rata/mean 20,50, pada nilai terendah diperloeh 14 sedangkan untuk nilai tertinggi adalah 29. Pada hasil post test kelompok eksperimen dua kekuatan tarik pada rata-rata/mean diperoleh hasil 23,33, pada nilai terendah diperloeh 18 sedangkan untuk nilai tertinggi adalah 32. Pada hasil test kekuatan dorong pada kelompok eksperimen dua yang tidak di iringi musik diperoleh nilai rata-rata/mean pre test 23,33 dan pada nilai terendah diperoleh 15 sedangkan untuk nilai tertinggi 29. Sedangkan untuk hasil test kekuatan dorong pada kelompok eksperimen dua yang tidak di iringi musik diperoleh nilai rata-rata/mean post test 26,33 dan pada nilai terendah diperoleh 17 sedangkan untuk nilai tertinggi 32.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Pengaruh, Musik, Otot
Subjects: O Sport > Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi > Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi ( S1 )
Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, S1
Depositing User: Retma IF UPT Perpus
Date Deposited: 23 Nov 2020 06:11
Last Modified: 23 Nov 2020 07:04
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/41640

Actions (login required)

View Item View Item