NILAI GOTONG ROYONG DALAM TRADISI DUGDERAN DI KOTA SEMARANG


Pipit Tri Hapsari, 3301416065 (2020) NILAI GOTONG ROYONG DALAM TRADISI DUGDERAN DI KOTA SEMARANG. Under Graduates thesis, UNNES.

[thumbnail of NILAI GOTONG ROYONG DALAM TRADISI DUGDERAN DI KOTA SEMARANG]
Preview
PDF (NILAI GOTONG ROYONG DALAM TRADISI DUGDERAN DI KOTA SEMARANG) - Published Version
Download (3MB) | Preview

Abstract

Tradisi Dugderan yaitu festival tahunan yang menjadi ciri khas di Kota Semarang diadakan guna menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Dalam pelaksanaannya banyak nilai-nilai yang bisa kita terapkan di kehidupan seperti nilai gotong royong dalam setiap prosesi dan pelaksanan Dugderan. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui prosesi pelaksanaan tradisi Dugderan di Kota Semarang dan mengetahui nilai gotong royong dalam tradisi Dugderan di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Lokasi penelitian di kawasan Masjid Agung Semarang atau Masjid Kauman dan sekitarnya. Fokus penelitian ini adalah nilai gotong royong dalam tradisi Dugderan Kota Semarang. Sumber data diperoleh dari informan dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan teknik trianggulasi sumber. Data dianaliss melalui tahapan pengumpulan data reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan prosesi pelaksanaan tradisi Dugderan Kota Semarang merupakan tradisi budaya untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan di Kota Semarang. Prosesi tradisi Dugderan meliputi: pasar Dugderan dilaksanakan tujuh hari sebelum prosesi ritualnya, karnaval budaya Dugderan serta prosesi ritual inti Dugderan di Masjid Agung Semarang dan Masjid Agung Jawa Tengah dilaksanakan satu hari sebelum puasa Ramadhan. Nilai gotong royong dalam tradisi Dugderan Kota Semarang adalah nilai kebersamaan, nilai tolong menolong, nilai persatuan yang dapat kita tangkap untuk dimaknai dan dihayati serta diterapkan di kehidupan sehari-hari. Saran dari peneliti (1) Kepada Tenaga Pendidik dapat berperan nyata dalam penyelamatan artifak budaya bangsa yang adiluhung. Pembelajaran yang kontekstual sesuai potensi daerah menjadi strategi pembelajaran. (2) Kepada masyarakat, khususnya generasi muda di Kota Semarang diharapkan dapat terus melestarikan nilai-nilai kegotong royongan yang terkandung dalam tradisi dugderan yang semakin memudar. (3) Kepada Pemerintah Kota Semarang diharapkan dapat memperbanyak publikasi baik tulisan maupun dokumentasi tentang Dugderan dan Warak Ngendhog yang mudah diakses masyarakat sebagai tradisi khas Kota Semarang.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Gotong Royong, Nilai, Tradisi Dugderan Kota Semarang
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
L Education > L Education (General)
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, S1
Depositing User: indah tri pujiati
Date Deposited: 20 Nov 2020 02:35
Last Modified: 20 Nov 2020 02:35
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/41607

Actions (login required)

View Item View Item