KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN MIC DENGAN RESITASI DAN PEER ASSESSMENT BERBASIS BUDAYA SEMARANG


Vita Nur Millaty, 0401516057 (2019) KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN MIC DENGAN RESITASI DAN PEER ASSESSMENT BERBASIS BUDAYA SEMARANG. Masters thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN MIC DENGAN RESITASI DAN PEER ASSESSMENT BERBASIS BUDAYA SEMARANG]
Preview
PDF (KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN MIC DENGAN RESITASI DAN PEER ASSESSMENT BERBASIS BUDAYA SEMARANG) - Submitted Version
Download (634kB) | Preview
Official URL: http://lib.unnes.ac.id/

Abstract

Millaty, Vita Nur. 2019. “Kemampuan Koneksi Matematis dan Kemandirian Belajar Siswa pada Pembelajaran MiC dengan Resitasi dan Peer Assessment Berbasis Budaya Semarang”. Tesis. Program Studi Pendidikan Matematika. Pascasarjana. Universitas Negeri Semarang. Pembimbing I Prof. Dr. Kartono, M.Si., Pembimbing II Dr. Nur Karomah Dwidayati, M.Si. Kata Kunci: Koneksi Matematis, Kemandirian Belajar, MiC, Resitasi, Peer Assessment. Kemampuan koneksi matematis dan kemandirian belajar penting untuk dimiliki siswa dalam pembelajaran matematika. Kenyataannya, kemampuan koneksi matematis dan kemandirian belajar siswa masih rendah. Diperlukan pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan koneksi matematis dan kemandirian belajar siswa yaitu pembelajaran MiC dengan resitasi dan peer assessment berbasis budaya Semarang. Tujuan penelitian ini adalah (1) menguji keefektifan pembelajaran MiC dengan resitasi dan peer assessment berbasis budaya Semarang, dan (2) menganalisis kemampuan koneksi matematis dan kemandirian belajar siswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian mixed methods dengan desain sequential explanatory. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 32 Semarang tahun ajaran 2017/2018. Subjek penelitian ditentukan berdasarkan kemampuan awal koneksi matematis siswa. Teknik pengumpulan data berupa angket, observasi, tes, dan wawancara. Data akhir dianalisis dengan uji rata-rata, uji proporsi, uji beda rata-rata dan uji regresi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Pembelajaran MiC dengan resitasi dan peer assessment berbasis budaya Semarang efektif terhadap kemampuan koneksi matematis siswa; (2) Siswa pada kategori kelompok atas dapat menghubungkan antar topik dalam matematika, menghubungkan konsep matematika dengan disiplin ilmu lain, dan menghubungkan matematika dengan kehidupan sehari-hari serta memiliki kemandirian belajar yang tinggi. Siswa pada kategori kelompok tengah dapat menghubungkan konsep matematika dengan disiplin ilmu lain dan menghubungkan matematika dengan kehidupan sehari-hari serta memiliki kemandirian belajar yang sedang. Siswa pada kategori kelompok bawah dapat menghubungkan konsep matematika dengan disiplin ilmu lain dan memiliki kemandirian belajar yang rendah. Guru hendaknya mendesain pembelajaran yang dapat menciptakan kemandirian belajar siswa seperti memberikan tugas-tugas terstruktur yang mendorong siswa untuk mempersiapkan diri sebelum pembelajaran.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Koneksi Matematis, Kemandirian Belajar, MiC, Resitasi, Peer Assessment.
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > Assessment of Learning
L Education > LB Theory and practice of education > Assessment of Learning
L Education > Special Education > Mathematics Education
Fakultas: Pasca Sarjana > Pendidikan Matematika, S2
Depositing User: S.S Eko Handoyo
Date Deposited: 05 Nov 2020 04:57
Last Modified: 05 Nov 2020 04:57
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/41084

Actions (login required)

View Item View Item