ASPEK MANAJEMEN GRUP MUSIK CONGROCK 17 DI KOTA SEMARANG


Idayani, 2501415096 (2020) ASPEK MANAJEMEN GRUP MUSIK CONGROCK 17 DI KOTA SEMARANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of ASPEK MANAJEMEN GRUP MUSIK CONGROCK 17 DI KOTA SEMARANG]
Preview
PDF (ASPEK MANAJEMEN GRUP MUSIK CONGROCK 17 DI KOTA SEMARANG) - Published Version
Download (7MB) | Preview

Abstract

Congrock 17 merupakan grup musik keroncong yang selalu berusaha mengikuti kebutuhan seni sesuai perkembangan, dengan mengadaptasi alat musik modern. Congrock 17 juga selalu memperkenalkan dan menyentuh anak muda untuk bisa menyukai keroncong. Hingga saat ini, grup musik ini mampu bertahan hampir 37 tahun. Tentunya bukan perkara yang mudah untuk mempertahankan eksistensinya, membutuhkan sistem manajemen yang terstruktur. Maka permasalahan dalam penelitian ini yaitu bagaimana aspek manajemen yang diterapkan Congrock 17. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam teknik pengumpulan data digunakan studi pustaka, wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data digunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Lalu dalam teknik pemeriksaan keabsahan data digunakan triangulasi. Hasil penelitian yang didapatkan mengenai manajemen yang diterapkan Congrock 17, yaitu (1) Fungsi manajemen yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan pengendalian. (2) Manajemen seni pertunjukan yang dilakukan melalui observasi di salah satu acara Congrock 17, di Lawang Sewu, Kota Semarang. Hasilnya didapatkan manajemen seni pertunjukan melalui tiga tahapan yaitu prapertunjukan, pertunjukan dan pascapertunjukan. (3) Manajemen produksi yaitu manajemen yang dilakukan Congrock 17 dalam menghasilkan karya. Dalam hal ini, terdapat 4 buah album dan 32 single lagu Congrock 17 hingga saat ini. Dengan rekaman pertama dilakukan tahun 1990 silam, dan terakhir dilakukan tahun 2015. Congrock 17 selalu memanfaatkan media sosial dalam promosi, hal tersebut menjadi stategi pemasaran yang efektif saat ini. Saran bagi Congrock 17 yaitu (1) perlu adanya penambahan lis lagu yang dibawakan dari single Congrock 17 sendiri pada saat manggung, hal tersebut agar lebih memperkenalkan dan mempromosikan kepada penonton terutama kaum muda. Tentunya dengan dikemas aransemen kekinian dan disesuaikan kebutuhan tema acara. (2) diharapkan adanya regenerasi melalui kaderisasi baik itu dari anak, cucu, kerabat maupun kolega personil Congrock 17 sendiri yang mampu membawa nama Congrock 17 tetap eksis dan dikenal.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Manajemen, Congrock 17, Keroncong
Subjects: M Music and Books on Music > M Music
Fakultas: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik, S1 (Pendidikan Seni Musik)
Depositing User: Retma IF UPT Perpus
Date Deposited: 04 Nov 2020 07:56
Last Modified: 04 Nov 2020 07:56
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/41006

Actions (login required)

View Item View Item