ANALISIS KAPASITAS VITAL PARU, KADAR HEMOGLOBIN DAN SATURASI OKSIGEN PEROKOK KONVENSIONAL DAN PEROKOK ELEKTRIK PADA WARGA DESA SROBYONG KECAMATAN MLONGGO KABUPATEN JEPARA
Andhika Ariyanto, 0613516039 (2019) ANALISIS KAPASITAS VITAL PARU, KADAR HEMOGLOBIN DAN SATURASI OKSIGEN PEROKOK KONVENSIONAL DAN PEROKOK ELEKTRIK PADA WARGA DESA SROBYONG KECAMATAN MLONGGO KABUPATEN JEPARA. Masters thesis, Universitas Negeri Semarang.
Preview |
PDF (ANALISIS KAPASITAS VITAL PARU, KADAR HEMOGLOBIN DAN SATURASI OKSIGEN PEROKOK KONVENSIONAL DAN PEROKOK ELEKTRIK PADA WARGA DESA SROBYONG KECAMATAN MLONGGO KABUPATEN JEPARA)
- Submitted Version
Download (3MB) | Preview |
Abstract
Ariyanto, Andhika. 2018. “Analisis Kapasitas Vital Paru, Kadar Hemoglobin Dan Saturasi Oksigen Perokok Konvensional Dan Perokok Elektrik”. Tesis. Program Studi Kesehatan Masyarakat Pascasarjana Universitas Negeri Semarang. Pembimbing I Dr. dr. Yuni Wijayanti, M.Kes., Pembimbing II Dr. Ari Yuniastuti, SPt, M.Kes. Kata Kunci: KVP, Hb, SpO2, Konvensional, Elektrik Merokok diketahui dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Kebiasaan merokok akan mempercepat penurunan kapasitas vital paru, menyebabkan kenaikan konsentrasi hemoglobin dan penurunan kadar saturasi oksigen yang dipaparkan oleh karbonmonoksida. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan dan perbedaan kapasitas vital paru, kadar hemoglobin serta saturasi oksigen perokok konvensional dan perokok elektrik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian observasional analitik dan desain cross sectional. Sampel penelitian 88 responden dengan teknik sampel simple random sampling. Analisa data menggunakan uji chi-square dan mann-whitney. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara status perokok konvensional (p= 0,001) dan status perokok elektrik (p= 0,000) dengan kapasitas vital paru. Tidak ada hubungan antara kadar hemoglobin (p= 0,506) dan saturasi oksigen (p= 0,308) pada status perokok konvensional. Tidak ada hubungan antara kadar hemoglobin (p=1,000) dan saturasi oksigen (p=1,000) pada status perokok elektrik. Terdapat perbedaan kadar saturasi oksigen status perokok konvensional dan status perokok elektrik (p= 0,044). Tidak terdapat perbedaan kapasitas vital paru (p= 0,651) dan kadar hemoglobin (p= 0,895) status perokok konvensional dan perokok elektrik. Rokok konvensional dan rokok elektrik dapat mempengaruhi penurunan kapasitas vital paru, serta pada kadar saturasi oksigen kedua perokok terdapat perbedaan yang signifikan. Warga yang merokok diharapkan dapat menghentikan kebiasaan merokok atau menegurangi jumlah konsumsi rokoknya.
Item Type: | Thesis (Masters) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: KVP, Hb, SpO2, Konvensional, Elektrik. |
Subjects: | O Sport > Ilmu Kesehatan Masyarakat H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > Smoker |
Fakultas: | Pasca Sarjana > Kesehatan Masyarakat, S2 |
Depositing User: | S.S Eko Handoyo |
Date Deposited: | 20 Oct 2020 02:25 |
Last Modified: | 20 Oct 2020 02:53 |
URI: | http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/40223 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |