KEPUTUSAN PERUSAHAAN DALAM PRAKTIK TRANSFER PRICING YANG DIPENGARUHI OLEH MEKANISME BONUS, TUNNELING INCENTIVE, DEBT COVENANT, DAN SALES GROWTH


Desy Wahyu Priyanti, 7211416002 (2020) KEPUTUSAN PERUSAHAAN DALAM PRAKTIK TRANSFER PRICING YANG DIPENGARUHI OLEH MEKANISME BONUS, TUNNELING INCENTIVE, DEBT COVENANT, DAN SALES GROWTH. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 7211416002.pdf] PDF - Published Version
Download (1MB)

Abstract

Transfer pricing merupakan harga yang terkandung pada produk atau jasa dari satu divisi ke divisi yang lain dalam satu perusahaan maupun antar perusahaan satu ke perusahaan lainnya yang memiliki hubungan istimewa. Perkembangan perekonomian semakin pesat, sehingga menimbulkan banyak perusahaan yang melakukan praktik transfer pricing. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh mekanisme bonus, tunneling incentive, debt covenant, dan sales growth terhadap keputusan perusahaan dalam praktik transfer pricing. Penelitian ini menggunakan perusahaan sektor perdagangan, jasa dan investasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2014-2018. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh 21 sampel perusahaan. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi berganda dengan bantuan IBM SPSS 21. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mekanisme bonus dan sales growth tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan melakukan praktik transfer pricing. Tunneling incentive berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan melakukan praktik transfer pricing, sedangkan debt covenant berpengaruh negatif signifikan terhadap keputusan melakukan praktik transfer pricing. Simpulan penelitian ini yaitu mekanisme bonus dan sales growth tidak berpengaruh signifikan terhadap transfer pricing. Tunneling incentive berpengaruh positif signifikan, sedangkan debt covenant berpengaruh negatif signifikan terhadap transfer pricing. Saran dari penelitian ini yaitu perusahaan diharapkan dapat meningkatkan kelengkapan laporan keuangan melalui pengungkapan pihak berelasi sesuai dengan standar PSAK No.7, perusahaan diharapkan dapat menaikkan harga ketika melakukan transaksi penjualan kepada pihak yang memiliki hubungan istimewa supaya sales growth perusahaan meningkat. Penelitian selanjutnya diharapkan menggunakan objek perusahaan lain dengan populasi yang lebih banyak seperti perusahaan non keuangan yang terdaftar di BEI, penelitian selanjutnya sebaiknya menggunakan proksi lain untuk mengukur variabel mekanisme bonus, seperti pemberian kompensasi.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Mekanisme Bonus, Tunneling Incentive, Debt Covenant, Sales Growth, Transfer Pricing
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Fakultas: Fakultas Ekonomi > Akuntansi, S1
Depositing User: S.Hum Maria Ayu
Date Deposited: 05 Sep 2020 05:36
Last Modified: 05 Sep 2020 05:36
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/39039

Actions (login required)

View Item View Item