IMPLEMENTASI PERDA KOTA PEKALONGAN NOMOR 3 TAHUN 2010 DALAM PENGELOLAAN LIMBAH UMKM BATIK DI KOTA PEKALONGAN (STUDI PADA KAMPUNG BATIK PESINDON DAN KAMPUNG BATIK KAUMAN)


LISA BONITA , 8111414086 (2018) IMPLEMENTASI PERDA KOTA PEKALONGAN NOMOR 3 TAHUN 2010 DALAM PENGELOLAAN LIMBAH UMKM BATIK DI KOTA PEKALONGAN (STUDI PADA KAMPUNG BATIK PESINDON DAN KAMPUNG BATIK KAUMAN). Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 8111414086.pdf]
Preview
PDF - Published Version
Download (1MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Perda Kota Pekalongan Nomor 3 Tahun 2010 dalam pengelolaan limbah batik. Selain itu bertujuan untuk mengetahui bagaimana model pengelolaan limbah batik di Kota Pekalongan dan Peran Dinas Lingkungan Hidup Kota Pekalongan dalam implementasi Perda Kota Pekalongan Nomor 3 Tahun 2010 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dalam pengelolaan limbah batik. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif dengan jenis penelitian yuridis empiris. Sumber data berasal dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data berdasarkan hasil observasi, wawancara, dokumentasi dan kajian pustaka. Validitas data menggunakan teknik triangulasi sumber. Data diperoleh melalui kepustakaan dan penelitian dilapangan diolah menggunakan analisis kualitatif Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Perda Kota Pekalongan Nomor 3 Tahun 2010 dalam pengelolaan limbah batik di Kampung Batik Pesindon dan Kampung Batik Kauman secara keseluruhan belum merata dilaksanakan oleh pengrajin batik dan hasil wawancara dengan pengrajin batik bahwa masih ada pengrajin batik yang belum memiliki pengolahan limbah sebelum dibuang ke tempat pembuangan akhir. Sedangkan model pengolahan limbah di Kampung Batik Pesindon dan Kampung Batik Kauman memiliki beberapa perbedaan yaitu di Kampung Batik Pesindon menggunakan instalasi pengolahan air limbah secara individu yang diolah secara manual oleh pengrajin batik. Sedangkan di Kampung Batik Kauman, hampir semua pengrajin batik mengolah limbah batiknya secara bersama-sama di instalasi pengolahan air limbah batik komunal yang diolah oleh operator yang difasilitasi oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Pekalongan. Peran Dinas Lingkungan Hidup dalam mengimplementasikan Perda Kota Pekalongan Nomor 3 Tahun 2010 dalam pengolahan limbah batik adalah dengan pendekatan persuasif atau sosialisasi secara langsung kepada pengrajin batik, dengan cara melakukan pengawasan sekaligus memberikan pembinaan pada pengrajin batik dan memfasilitasi instalasi pengolahan air limbah dan operatornya serta melakukan pengecekan kadar limbah. Penulis memberikan saran pengrajin batik seharusnya bekerjasama dalam pembangunan instalasi pengolahan air limbah individu maupun komunal, Pemerintah seharusnya mampu mengembangkan model IPAL individu yang dapat bekerja secara maksimal dan memberikan sanksi yang tegas kepada pengrajin batik yang tidak melakukan pengolahan limbah sebelum dibuang ke tempat pembuangan akhir.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Implementasi, Pengelolaan Limbah, UMKM Batik
Subjects: K Law > K Law (General)
Fakultas: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum, S1
Depositing User: S.Hum Maria Ayu
Date Deposited: 14 Aug 2020 13:43
Last Modified: 14 Aug 2020 13:43
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/38293

Actions (login required)

View Item View Item