KEEFEKTIFAN KONSELING KELOMPOK COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY (CBT) DENGAN TEKNIK PASSIVE DAN ACTIVE MUSIC THERAPY TERHADAP ACADEMIC ANXIETY DAN SELF-EFFICACY


Dominikus David Biondi Situmorang, 0105515050 (2018) KEEFEKTIFAN KONSELING KELOMPOK COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY (CBT) DENGAN TEKNIK PASSIVE DAN ACTIVE MUSIC THERAPY TERHADAP ACADEMIC ANXIETY DAN SELF-EFFICACY. Masters thesis, UNNES.

[thumbnail of 0105515050.pdf]
Preview
PDF - Published Version
Download (3MB) | Preview

Abstract

Skripsi merupakan salah satu penyebab academic anxiety yang sering terjadi pada mahasiswa tingkat akhir. Pada dasarnya academic anxiety dilandasai self-efficacy yang rendah. Efek dari academic anxiety yang tinggi dan self-efficacy yang rendah dapat mempengaruhi motivasi dan perilaku mahasiswa, khususnya dalam menyusun skripsi. Konseling kelompok CBT dengan teknik passive music therapy, membantu mengubah pikiran negatif melalui aktivitas mendengarkan musik secara reseptif/pasif, sedangkan teknik active music therapy, membantu mengoptimalkan kemampuan yang dimiliki melalui aktivitas musik secara aktif. Tujuan dari penelitian ini untuk menguji keefektifan konseling kelompok CBT dengan teknik passive dan active music therapy untuk mereduksi academic anxiety dan self-efficacy mahasiswa penyusun skripsi. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-eksperimen, desain pretest-posttest comparison group design (repeated measures) dengan melibatkan sebanyak 14 orang mahasiswa BK Unika Atma Jaya yang dipilih secara purposive random sampling. Instrumen penelitian disusun berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Ottens (1991) untuk Academic Anxiety Scale dan Bandura (1997) untuk Self-Efficacy Scale. Hasil analisis dengan menggunakan uji One- Way ANOVA Repeated Measure menunjukan bahwa kedua teknik efektif untuk mereduksi academic anxiety dan meningkatkan self-efficacy. Selain itu, perbandingan tingkat keefektifan kedua teknik tersebut menyatakan bahwa konseling kelompok CBT dengan teknik passive music therapy lebih efektif untuk mereduksi academic anxiety dan meningkatkan selfefficacy pada saat pretest vs posttest, sedangkan pada saat pretest vs follow-up dan posttest vs follow-up, active music therapy lebih efektif. Berdasarkan hasil penelitian ini, saran yang diberikan bagi praktisi (konselor) ialah diharapkan dapat mempraktikkan music therapy dalam konseling, sehingga dapat membantu mahasiswa penyusun skripsi dalam mereduksi academic anxiety dan meningkatkan self-efficacy secara lebih optimal.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: konseling kelompok, cognitive behavior therapy, CBT, passive music therapy, active music therapy, academic anxiety, self-efficacy
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General)
Fakultas: Pasca Sarjana > Bimbingan dan Konseling, S2
Depositing User: S.Hum Maria Ayu
Date Deposited: 05 Aug 2020 13:15
Last Modified: 05 Aug 2020 13:15
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/37712

Actions (login required)

View Item View Item