Kontribusi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah Sendiri (PADS) di Kabupaten Pati.

Dwi Indrawati, 3364990111 (2005) Kontribusi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah Sendiri (PADS) di Kabupaten Pati. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (Kontribusi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah Sendiri (PADS) di Kabupaten Pati.) - Published Version
Download (76Kb)

    Abstract

    Pembangunan daerah sebagai bagian integral dari pembangunan nasional, dilaksanakan melalui otonomi daerah dan pengaturan sumber daya daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan masyarakat dan pembangunan. Sumber-sumber pendapatan otonomi daerah terdiri dari PADS dan lain-lain penerimaan yang sah. Adapun sumber-sumber PADS merupakan sumber keuangan daerah yang digali dari dalam wilayah daerah sendiri yang terdiri dari hasil pajak daerah, hasil retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah lainnya yang dipisahkan dan lain-lain PAD yang sah. Pada dasarnya pajak dan retribusi daerah memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap PADS Kabupaten Pati, jika dibandingkan dengan sumber PADS yang lain. Dengan meningkatnya jumlah PADS berarti akan meningkatkan penerimaan APBD. Dengan kata lain pajak dan retribusi daerah mempunyai peranan yang sangat besar terhadap pelaksanaan otonomi daerah, realisasi PADS dan Realisasi APBD. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui seberapa besar kontribusi pajak daerah terhadap PADS Kabupaten Pati tahun 2001-2003, (2) Mengetahui seberapa besar kontribusi retribusi daerah terhadap PADS Kabupaten Pati tahun 2001- 2003, (3) Mengetahui seberapa besar kontribusi pajak daerah dan retribusi daerah terhadap PADS Kabupaten Pati tahun 2001-2003, (4) Mengetahui seberapa besar kontribusi PADS terhadap APBD Kabupaten Pati tahun 2001-2003. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif eksploratif pada Kapenda Kabupaten Pati. Variabel dalam penelitian ini adalah: (1) Pajak daerah dengan subvariabel pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan, pajak pengambilan bahan galian golongan C dan pajak parkir, (2) Retribusi Daerah dengan subvariabel retribusi jasa umum, retribusi jasa usaha dan retribusi perizinan tertentu, (3) Pendapatan Asli Daerah Sendiri (PADS) dengan subvariabel pajak daerah, retribusi daerah, laba usaha daerah dan lain-lain PAD yang sah, (4) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi dan wawancara. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif prosentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa realisasi kontribusi pajak daerah terhadap PADS tahun 2001-2003 sebesar Rp 3.748.872.851,00 (14,98%), Rp 6.016.521.512 (17,40%) dan Rp 7.265.918.460,00 (17,71%) dengan kontribusi rata-rata pertahunnya sebesar 16,69%. Realisasi kontribusi retribusi daerah terhadap PADS tahun 2001-2003 sebesar Rp 16.916.943.013,00 (67,60%), Rp 20.967.627.065,00 (60,65%) dan Rp 26.180.649.522,00 (63,81%) dengan kontribusi rata-rata pertahunnya sebesar 64,02%. Realisasi kontribusi pajak daerah dan retribusi daerah terhadap PADS tahun 2001-2003 sebesar Rp 10.332.907.932,00 (41,30%), Rp 13.492.074.288,00 (39,02%) dan Rp 16.449.735.483,00 (40,10%) dengan kontribusi rata-rata pertahunnya sebesar 40,14%. Realisasi Kontribusi PADS terhadap APBD tahun 2001- 2003 sebesar Rp 25.022.517.318,00 (8,21%), Rp 34.573.274.285,00 (9,49%) dan Rp 41.026.002.362,00 (9,27%) dengan kontribusi rata-rata pertahunnya sebesar 8,99%. Simpulan dalam penelitian ini adalah kontribusi pajak daerah terhadap PADS rata-rata sebesar 16,69% termasuk dalam kriteria cukup. Sedangkan jenis pajak daerah yang memberikan kontribusi besar terhadap penerimaan total pajak daerah adalah pajak penerangan jalan dengan kontribusinya rata-rata mencapai 90,26%. Kontribusi retribusi daerah terhadap PADS rata-rata sebesar 64,02% termasuk dalam kriteria cukup. Sedangkan jenis retribusi daerah yang memberikan kontribusi besar terhadap total retribusi daerah adalah retribusi pelayanan kesehatan dan retribusi pelayanan pasar dengan rata-rata kontribusinya masing-masing sebesar 75,12% dan 12,21%. Kontribusi PADS terhadap APBD rata-rata sebesar 8,99% termasuk dalam kriteria cukup. Saran dalam penelitian ini adalah Pemerintah Daerah Kabupaten Pati khususnya Kantor Pendapatan Daerah hendaknya meningkatkan PADS dengan melakukan upaya intensifikasi dan ekstensifikasi pajak dan retribusi daerah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, meningkatkan pelayanan, penyuluhan/sosialisasi kepada masyarakat terutama wajib pajak/wajib retribusi.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Pajak Daerah, Retribusi Daerah, PADS
    Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
    Fakultas: Fakultas Ekonomi > Pendidikan Ekonomi, S1
    Depositing User: dwi perpus unnes
    Date Deposited: 23 Aug 2011 03:48
    Last Modified: 23 Aug 2011 03:48

    Actions (login required)

    View Item