Manajemen Laba Dalam Perspektif Laporan Sisa Hasil Usaha di KPRI Sekota Semarang”.

Anisa Nur Alfiani, 3364981146 (2005) Manajemen Laba Dalam Perspektif Laporan Sisa Hasil Usaha di KPRI Sekota Semarang”. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (Manajemen Laba Dalam Perspektif Laporan Sisa Hasil Usaha di KPRI Sekota Semarang”.) - Published Version
Download (74Kb)

    Abstract

    Dalam masa sekarang ini koperasi harus mampu eksis, maka diperlukan pembenahan – pembenahan dalam manajemen sehingga SHU yang di peroleh dari tahun-ketahun meningkat. Oleh karena itu koperasi perlu melakukan manajemen laba dalam operasionalnya. Tindakan yang dilakukan koperasi agar laba / SHU dari tahun ke tahun meningkat, misalnya dengan cara mengoptimalkan skala ekonomi dalam arti memperbesar volume usaha dan menekan biaya per unit yang memberikan manfaat yang besar, besarnya pada anggota. Manajemen laba merupakan campur tangan pihak manajemen dalam proses penyusunan laporan keuangan dengan maksud untuk meningkatkan kesejahteraan secara pribadi maupun untuk meningkatkan nilai perusahaan. Manajemen laba adalah suatu tindakan yang di lakukan pihak manajemen yang menaikan / menurunkan laba yang di laporkan dari unit yang menjadi tanggung jawabnya yang tidak mempunyai hubungan dengan kenaikan/penurunan profitabilitas untuk jangka panjang ( Fischer M dan Rosen Weig, 1995 ). Di dalam kinerjanya KPRI di Kota Semarang di harapkan dapat memperoleh laba yang terus meningkat maka KPRI di Kota Semarang perlu menerapkan bentuk, bentuk manajemen laba yang cocok sehingga hasil yang di harapkan dapat terwujud. Penelitian ini di lakukan pada KPRI di Kota Semarang yang telah berbadan hukum dan terdaftar di Departemen Koperasi dan UKM. Penelitian ini adalah penelitian populasi karena jumlah KPRI yang diteliti sebanyak 63 pengurus KPRI dari 13 KPRI di Kota Semarang Variabel dalam penelitian ini adalah manajemen laba dengan indikator : taking a bath, Income Minimization, Income Maximazation, Income Smoothing, Offsetting Extraordinary, Aggressive Accounting Applications, Timing Revenue and Expensive recorgnition. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan analisis t – test. Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif di ketahui bahwa masingmasing sub variabel manajemen laba pada KPRI di Kota Semarang menunjukkan pada taraf yang rendah. Hal ini di tunjukan estimasi jawaban dan 63 responden adalah sebesar 39, 22 + 7, 20 pada perlakuan bentuk manajemen laba yang terdapat dalam laporan keuangan. Dari kondisi skor teoritis minimal maka rata – rata 39, 22 akan berada dalam kategori yang rendah. Dan pada analisis one sample t – test menunjukan adanya pelakuan manajemen laba pada KPRI di Kota Semarang. Hasil penelitian menunjukan pada taking a bath adanya biaya organisasi, adanya penghapusan aktiva, adanya penjualan aktiva yang belum habis masa pakainya ,pada income minimization adanya peningkatan biaya pendidikan.Pada bentuk income maximimization dimana pengurus selalu berusaha meningkatkan SHU untuk mencapai hasil yang lebih besar dari tahun sebelumnya. Pada Income Smoothing di mana perataan laba di maksudkan untuk menstabilkan laba yang di peroleh. Pada extraordinary di mana pada modal donasi yang berasal dari koperasi sekundernya / pemerintah akan menyebabkan modal sendiri meningkat. Pada bentuk aggressive accounting applications di mana penggabungan penjualan tunai dan kredit di jadikan satu. Pada bentuk timing revenue di mana piutang + bunga yang di perhitungkan,pengakuan prematur atas penjualan ,penyimpanan persedian sebesar harga pokok Oleh karena itu KPRI sebaiknya biaya pelatihan dan pendidikan digunakan untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan perkoperasian pada anggota pengurus dan karyawan , peningkatan hasil SHU dengan meningkatkan partisipasi anggota untuk menggunakan jasa koperasi , sebaiknya ada perencanaan untuk meningkatkan modal sendiri (simpanan pokok,dan simpanan wajib) untuk meningkatkan kapasitas usaha.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Manajemen Laba, SHU
    Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
    Fakultas: Fakultas Ekonomi > Pendidikan Ekonomi, S1
    Depositing User: dwi perpus unnes
    Date Deposited: 23 Aug 2011 03:04
    Last Modified: 23 Aug 2011 03:05

    Actions (login required)

    View Item