PENGEMBANGAN AGROWISATA KAMPUNG KRISAN CLAPAR DI KECAMATAN BANDUNGAN MELALUI PENDEKATAN AHP (ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS)


Dian Rani Safitri , 7111415021 (2019) PENGEMBANGAN AGROWISATA KAMPUNG KRISAN CLAPAR DI KECAMATAN BANDUNGAN MELALUI PENDEKATAN AHP (ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS). Under Graduates thesis, UNNES.

[thumbnail of PENGEMBANGAN AGROWISATA KAMPUNG KRISAN CLAPAR DI KECAMATAN BANDUNGAN MELALUI PENDEKATAN AHP (ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS)]
Preview
PDF (PENGEMBANGAN AGROWISATA KAMPUNG KRISAN CLAPAR DI KECAMATAN BANDUNGAN MELALUI PENDEKATAN AHP (ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS)) - Published Version
Download (849kB) | Preview

Abstract

Indonesia sebagai negara agraris memiliki kekayan alam yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai sektor, diantaranya adalah sektor pariwisata. Sektor pertanian dianggap memiliki peranan penting dalam pembangunan ekonomi suatu daerah. Sementara itu, sektor pertanian masih terdapat satu unsur yang belum tergarap yaitu agrowisata. Kampung Krisan Clapar merupakan agrowisata potensi dari Kabupaten Semarang. Masalah muncul ketika bermunculan wisata-wisata baru di Bandungan yang berakibat pada turunnya jumlah pengunjung agrowisata krisan sehingga diperlukan strategi yang tepat dalam pengembangan agorwisata krisan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif untuk mengetahui pengembangan agrowisata kampung krisan clapar di Kecamatan Bandungan dan Analisis Hierarki Proses (AHP) digunakan untuk menentukan strategi dalam pengembangan agrowisata krisan. Informan dari penelitian ini terdapat 6 keyperson yang ditentukan secara purposive terdiri dari dinas terkait, pengelola dan kelompok tani di Agrowisata Kampung Krisan Clapar. Hasil penelitian menunjukkan masih terdapat potensi yang belum tergarap secara maksimal dan adanya hambatan dalam pengembangan agrowisata kampung krisan clapar adalah dalam hal managemen pengelola, pendanaan usaha, infrastruktur, dan spot wisata. Hasil analisis menunjukkan bahwa kriteria sumber daya manusia menjadi kriteria paling prioritas dengan bobot 0,747, pendanaan usaha prioritas kedua dengan bobot 0,134, dan prioritas terakhir sarana prasarana dengan bobot 0,119. Strategi yang dilakukan sebagai solusi adalah dengan mempererat kerjasama dalam kepengurusan, perbaikan spot wisata yang sudah mulai tidak layak dan rusak, serta inovasi wisata dan menjalin relasi dengan investor ataupun pebisnis. Saran yang dapat diambil antara lain diperlukan pengembangan potensi yang ada serta diperlukan kesamaan visi dan misi dalam mengembangkan agrowisata dan segera dilakukan perbaikan spot karena menjadi modal utama dalam menarik wisatawan agar mau berkunjung. Untuk memaksimalkan pengembangan agrowisata kampung krisan clapar di Kecamatan Bandungan sebaiknya dilakukan dengan upaya peningkatan pengetahuan dan inovasi oleh pengelola agrowisata. Dalam pelaksanaannya dibutuhkan peran dari semua pihak yang terkait dengan pengembangan agrowisata KKC di Kecamatan Bandungan.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Pengembangan, Agrowisata Krisan, Analisis Hirarki Proses
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Fakultas: Fakultas Ekonomi > Ekonomi Pembangunan, S1
Depositing User: indah tri pujiati
Date Deposited: 09 Jun 2020 15:38
Last Modified: 09 Jun 2020 15:38
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/36668

Actions (login required)

View Item View Item