EVALUASI PELAKSANAAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) PADA PENDERITA HIPERTENSI DI UPTD PUSKESMAS MAYONG I KABUPATEN JEPARA TAHUN 2018


Isnia Nur Maula , 6411415127 (2019) EVALUASI PELAKSANAAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) PADA PENDERITA HIPERTENSI DI UPTD PUSKESMAS MAYONG I KABUPATEN JEPARA TAHUN 2018. Under Graduates thesis, UNNES.

[thumbnail of EVALUASI PELAKSANAAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) PADA PENDERITA HIPERTENSI DI UPTD PUSKESMAS MAYONG I KABUPATEN JEPARA TAHUN 2018]
Preview
PDF (EVALUASI PELAKSANAAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) PADA PENDERITA HIPERTENSI DI UPTD PUSKESMAS MAYONG I KABUPATEN JEPARA TAHUN 2018) - Published Version
Download (932kB) | Preview

Abstract

Berdasarkan laporan capaian 12 indikator SPM-BK Kabupaten Jepara tahun 2017-2018 menunjukan pelayanan kesehatan pada penderita hipertensi termasuk kedalam 3 indikator terendah setiap tahunnya. Capaian pelaksanaan SPM pada penderita hipertensi di Puskesmas Mayong I yaitu 3,83% dari 60% target SPM-BK 2018 yang ditentukan sesuai SK Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengatahui sejauhmana proses standar pelayanan minimal pada penderita hipertensi di UPTD Puskesmas Mayong I Kabupaten Jepara. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang berfokus pada evaluasi proses (Planning, Organzing, Actuating, Controlling). Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dilanjutkan snowball sampling. Instrumen yang digunakan adalah panduan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan 3 langkah yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukan bahwa SPM-BK pada penderita hipertensi dilaksanakan oleh 3 program yaitu pis-pk sebagai penjaringan, posbindu dan prolanis sebagai pelaksana rutin. Pada perencanaan pelaksanaan sudah memenuhi Permenkes No.43 Tahun 2016. Pelaksanaan pengorganisasian dilakukan secara internal dan eksternal. Pelaksanaan dilaksanakan ke 3 program, akan tetaip media KIE tidak diterapkan. Pengawasan dan pelaporan dilaksanakan setiap lokmin 6 bulan. Pelaksanaan SPM-BK pada penderita hipertensi belum berjalan secara optimal, saran yang dapat dilakukan adalah melaksanakan lokmin 3 bulan rutin untuk mengendalikan kendala sedini mungkin.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Evaluasi Proses, SPM-BK, Pelayanan Hipertensi
Subjects: O Sport > Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Kesehatan Masyarakat, S1
Depositing User: indah tri pujiati
Date Deposited: 30 May 2020 15:09
Last Modified: 30 May 2020 15:09
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/36462

Actions (login required)

View Item View Item