PENGARUH VARIASI WAKTU PROSES PENCAMPURAN DAN TEMPERATUR SINTERING TERHADAP SIFAT MAGNET BARIUM FERIT BERBASIS PASIR BESI


Achmad Arif Ichwani , 5212413045 (2019) PENGARUH VARIASI WAKTU PROSES PENCAMPURAN DAN TEMPERATUR SINTERING TERHADAP SIFAT MAGNET BARIUM FERIT BERBASIS PASIR BESI. Under Graduates thesis, UNNES.

[thumbnail of PENGARUH VARIASI WAKTU PROSES PENCAMPURAN DAN TEMPERATUR SINTERING TERHADAP SIFAT MAGNET BARIUM FERIT BERBASIS PASIR BESI]
Preview
PDF (PENGARUH VARIASI WAKTU PROSES PENCAMPURAN DAN TEMPERATUR SINTERING TERHADAP SIFAT MAGNET BARIUM FERIT BERBASIS PASIR BESI) - Published Version
Download (1MB) | Preview

Abstract

Persebaran pasir besi di Indonesia sangatlah melimpah khususnya di pesisir pantai selatan pulau Jawa. Pada umumnya pasir besi hanya dijadikan sebagai bahan bangunan, padahal pasir besi mengandung bahan mineral magnetik yang merupakan basis untuk pengembangan alat elektronik dalam kehidupan modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi waktu proses pencampuran dan temperatur sintering terhadap densitas, ukuran kristal, dan sifat magnet barium heksaferit berbasis pasir besi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen, dimana Pasir besi dari pantai selatan Purworejo disaring secara mekanik menggunakan magnet permanen sebanyak 35 kali dan kemudian dipanaskan pada temperatur 800oC selama 5 jam. Kemudian pasir besi hasil pemanasan dicampur dengan barium karbonat (BaCO3) dengan alat shaker mill selama 1, 3, 6, 10 jam dan hasil serbuk 10 jam dikompaksi dengan pemberian tekanan sebesar 5 ton. Serbuk yang sudah tercampur di-sintering pada temperature 1100oC, 1150oC dan 1200oC dan kemudian di uji nilai densitas, ukuran partikel dan sifat magnetiknya. Hasil penelitian yang didapatkan menunjukkan nilai densitas dan ukuran kristal, seiring penambahan temperature sintering hasil yang didapatkan mengalami kenaikan. Ukuran partikel yang paling kecil berada pada 6 jam milling yaitu sebesar 18,631 μm. Pada proses sintering 1100 oC menghasilkan karakteristik sifat magnet yang paling baik yaitu dengan nilai magnetik remanen (Br) sebesar 20,38 emu/g, magnetik saturasi (σs) sebesar 42,64 dan koersifitas (Hc) sebesar 1,627 kOe.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Pasir besi, sintering, densitas, ukuran partikel, karakteristik magnet
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Fakultas: Fakultas Teknik > Teknik Mesin S1
Depositing User: budi Budi santoso perpustakaan
Date Deposited: 28 May 2020 12:34
Last Modified: 28 May 2020 12:34
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/36406

Actions (login required)

View Item View Item