Tari Yudasmara Karya S. Ngaliman Suatu Tinjauan Karakter dan Analisis Struktur Gerak,


Susilorini, 2454990014 (2006) Tari Yudasmara Karya S. Ngaliman Suatu Tinjauan Karakter dan Analisis Struktur Gerak,. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of Tari Yudasmara Karya S. Ngaliman Suatu Tinjauan Karakter dan Analisis Struktur Gerak,]
Preview
PDF (Tari Yudasmara Karya S. Ngaliman Suatu Tinjauan Karakter dan Analisis Struktur Gerak,) - Published Version
Download (71kB) | Preview

Abstract

Tari jenis pasangan percintaan di Surakarta salah satunya adalah tari Yudasmara yang diciptakan oleh seniman tari tradisi yaitu S. Ngaliman, pada tahun 1968 di Hongkong. Tari ini disebut sebagai tari pasangan percintaan yang pertama dan mengawali pembentukan tari pasangan percintaan lain di wilayah Surakarta seperti tari Driasmara, tari Karonsih, tari Enggar-enggar, tari Langen Asmara dan lain sebagainya. Permasalahan yang timbul dari penelitian ini adalah bagaimana latar belakang penciptaan, bentuk penyajian, karakter, dan analisis struktur gerak tari Yudasmara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan latar belakang penciptaan tari Yudasmara dan untuk mengetahui bagaimana analisis struktur gerak tari Yudasmara. Manfaat dari penulisan ini adalah memberikan pengalaman dalam rangka mengkaji suatu permasalahan baru di bidang seni tari, pengembangan ilmu pengetahuan sebagai bahan referensi bagi penelitian sejenis, media untuk menyebarluaskan/ memberi informasi tentang tari Yudasmara, bahan dokumentasi dalam memperkaya khasanah kebudayaan nasional. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran objek penelitian berdasarkan fakta-fakta yang ada, kemudian dipercaya ke dalam bentuk kalimat sehingga pembaca bisa memahami objek penelitian. Lokasi penelitian di kota Surakarta dan sasaran penelitiannya adalah latar belakang penciptaan, bentuk penyajian, karakter, dan analisis struktur gerak tari Yudasmara. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik dokumentasi. Analisis data melalui tahap-tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu Tari Yudasmara diciptakan pada 1968, didasari atas permintaan Konsul Jenderal Indonesia di Hongkong dan disempurnakan pada tahun 1974. Tarian ini merupakan bentuk tari Wireng Pethilan yang mengacu pada cerita mbangun candi sapto argo dalam episode Mustakaweni Maling. Tari Yudasmara memiliki tema perang dan percintaan. Karya tari ini menggambarkan dua tokoh yang berbeda karakter yaitu tokoh putra Alus Luruh (Priambada) dan tokoh Putri Lanyap (Mustakaweni). Dalam struktur gerak tari Yudasmara dapat dibagi menjadi empat tingkatan yaitu motif, frase, kalimat dan gugus kalimat. Tingkatan struktur gerak tari Yudasmara dimulai dari motif yang merupakan gabungan dari unsur. Frase merupakan gabungan dari motif, kalimat merupakan gabungan dari frase dan gugus merupakan gabungan dari kalimat yang akhirnya membentuk suatu tarian utuh yaitu tari Yudasmara. Berdasarkan hasil penelitian, maka disarankan kepada para seniman tari untuk lebih intens dalam mempromosikan Yudasmara supaya tari Yudasmara lebih dikenal masyarakat. Tari Yudasmara termasuk salah satu tari yang langka sehingga diperlukan dokumentasi agar masyarakat tidak kehilangan warisan budaya yang bernilai tinggi, bagi para seniman hendaknya terus menciptakan karya-karya tari tradisi baru dalam memperkaya kebudayaan Jawa.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Subjects: N Fine Arts > NX Arts in general
Fakultas: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik, S1 (Pendidikan Seni Tari)
Depositing User: Users 98 not found.
Date Deposited: 23 Aug 2011 02:16
Last Modified: 23 Aug 2011 02:16
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/3629

Actions (login required)

View Item View Item