PEMANFAATAN OBJEK EKOWISATA REDUKSI MANGROVE (RUMAH EDUKASI DAN SHILVOFISHERY) SEBAGAI DESTINASI WISATA EDUKASI DI KECAMATAN WEDUNG KABUPATEN DEMAK


Sri Utami, 3201415049 (2019) PEMANFAATAN OBJEK EKOWISATA REDUKSI MANGROVE (RUMAH EDUKASI DAN SHILVOFISHERY) SEBAGAI DESTINASI WISATA EDUKASI DI KECAMATAN WEDUNG KABUPATEN DEMAK. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of PEMANFAATAN OBJEK EKOWISATA REDUKSI MANGROVE (RUMAH EDUKASI DAN SHILVOFISHERY) SEBAGAI DESTINASI WISATA EDUKASI DI KECAMATAN WEDUNG KABUPATEN DEMAK]
Preview
PDF (PEMANFAATAN OBJEK EKOWISATA REDUKSI MANGROVE (RUMAH EDUKASI DAN SHILVOFISHERY) SEBAGAI DESTINASI WISATA EDUKASI DI KECAMATAN WEDUNG KABUPATEN DEMAK) - Published Version
Download (692kB) | Preview

Abstract

merupakan salah satu objek wisata berkonsep pendidikan di Indonesia yang berpeluang untuk dimanfaatkan sebagai destinasi wisata edukasi. Namun, peluang tersebut belum secara optimal terealisasikan sebab ketidaktahuan masyarakat khususnya di Kecamatan Wedung ataupun minimnya potensi yang dimiliki objek wisata. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengetahui kondisi Ekowisata Reduksi Mangrove (Rumah Edukasi dan Shilvofishery) sebagai potensi wisata edukasi, 2) Menganalisis pemanfaatan Ekowisata Reduksi Mangrove (Rumah Edukasi dan Shilvofishery) sebagai destinasi wisata edukasi di Kecamatan Wedung Kabupaten Demak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan populasi dan sampel yaitu pengelola dan wisatawan yang berkunjung ke Ekowisata Reduksi Mangrove. Teknik pengambilan sampel pada penelitian menggunakan purposive sampling untuk pengelola wisata dan incidental sampling untuk wisatawan yang berkunjung dengan jumlah 92 wisatawan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis scoring untuk kondisi objek wisata sebagai potensi wisata edukasi dan teknik deskriptif persentase untuk menganalisis pemanfaatan objek wisata sebagai destinasi wisata edukasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kondisi Objek Wisata Ekowisata Reduksi Mangrove berada pada kriteria baik (skor 40) untuk potensinya sebagai wisata edukasi dilihat dari potensi alami dan buatan yang dimiliki objek wisata, kondisi lingkungan, unsur supply objek wisata dan terpenuhinya syarat dan tatanan ruang wisata edukasi, (2) Tingkat pemanfaatan atas potensi objek wisata sebagai penentu pilihan destinasi wisata edukasi yaitu pemanfaatan sebagai sumber belajar mangrove dengan persentase 67% (kriteria baik) dan pemanfaatan sebagai wahana pendidikan lingkungan hidup dengan persentase 65% (kriteria baik). Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Ekowisata Reduksi Mangrove sebagai wisata edukasi masuk pada kriteria baik dengan saran dan rekomendasi antara lain pengembangan wisata berupa atraksi wisata yang lebih bervariatif dan mendukung untuk kegiatan edukasi, peningkatan sarana prasarana yang lebih memadai, dan pendanaan yang stabil baik dengan jalan meningkatkan pendapatan wisata ataupun menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah atau pihak yang kompeten untuk mendukung pelaksanaan wisata edukasi

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Pemanfaatan, Ekowisata Reduksi Mangrove, Wisata Edukasi Ekowisata Reduksi Mangrove (Rumah Edukasi dan Shilvofishery)
Subjects: D History General and Old World > D History (General)
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Geografi, S1
Depositing User: Retma IF UPT Perpus
Date Deposited: 21 Apr 2020 07:25
Last Modified: 21 Apr 2020 07:25
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/35864

Actions (login required)

View Item View Item