PEMBERIAN PROMPTING DAN SOCIAL REINFORCEMENT TERHADAP KEMAMPUAN BANTU DIRI MAKAN PADA ANAK PENYANDANG AUTISME


ELIZABET PETRA FRIDOLINA, 0103516034 (2019) PEMBERIAN PROMPTING DAN SOCIAL REINFORCEMENT TERHADAP KEMAMPUAN BANTU DIRI MAKAN PADA ANAK PENYANDANG AUTISME. Masters thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of UPLOAD_ELIZABET.pdf]
Preview
PDF - Published Version
Download (3MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Elizabet Petra Fridolina. 2019. Pemberian Prompting dan Social Reinforcemnt Terhadap Kemampuan Bantu Diri Makan Anak Penyandang Autisme. Tesis, Pendidikan Dasar PAUD, Pascasarjana Universitas Negeri Semarang. Pembimbing Dr. Sri Maryati Deliana, M.Si. Psi dan Yuli Kurniawati S. P., S.Psi, M.A., D.Sc.. Kata Kunci: Prompting, Social Reinforcement, Autis, Bantu Diri Kemampuan bantu diri yang rendah, terutama bagi anak autis dapat menyebabkan keterlambatan tugas pertumbuhan dan perkembangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas prompting dan social reinforcement terhadap kemampuan makan mandiri siswa autis. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian single subject dengan desain A-B-A. Penelitian ini dibagi menjadi tiga fase yaitu baseline A1 (observasi) selama 5 sesi, intervensi B selama 8 sesi, dan fase terakhir adalah Baseline A2 yang berlangsung selama 4 sesi. Subjek pada penelitian ini adalah siswa autis laki-laki di kelas B TK Talenta Semarang. Shadow teacher dipilih sebagai pemberi intervensi dikarenakan peran-nya untuk mendampingi tugas siswa. Intervensi social reinforcement yang diberikan dalam fase ini dalam bentuk pujian verbal, sentuhan lembut, dan sebagainya, sedangkan intervensi prompting menggunakan physical prompt, yang diikuti prompt jenis lain yang lebih rendah jika dibutuhkan. Analisis data yang digunakan adalah analisis data dalam kondisi dan antar kondisi. Untuk mengukur kemampuan siswa autis makan mandiri, digunakan 15 indikator kinerja yang mencakup kegiatan sebelum makan, saat makan, makan dengan sopan dan setelah makan. Adapun untuk melihat kemampuan makan secara detail, subyek diteliti berdasarkan setiap indikator kegiatan, dan secara keseluruhan. Temuan hasil analisis data mean pada indikator ke-4 kegiatan (sebelum makan, saat makan, makan dengan sopan dan setelah makan) pada fase A1 adalah 2,4;2,4;0,8;, pada fase Intervensi 3,75;3;3,4;2,5, sedangkan pada fase A2 adalah 2,25;3;4;1,75. Analisis indikator kegiatan bantu diri makan yang mendapatkan nilai level paling rendah adalah menerapkan cara makan sopan, sedangkan nilai level tertinggi rerata adalah merapikan makanan. Berdasarkan hasil analisis data tersebut, dapat disimpulkan bahwa perlakuan intervensi penguatan sosial efektif terhadap peningkatan kemampuan bantu diri makan siswa autis.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Prompting, Social Reinforcement, Autis, Bantu Diri
Subjects: L Education > L Education (General) > Development of Learning Media
Fakultas: Pasca Sarjana > Pendidikan Dasar, S2
Depositing User: S.Hum Maria Ayu
Date Deposited: 24 Feb 2020 19:49
Last Modified: 09 Mar 2020 12:42
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/35080

Actions (login required)

View Item View Item