KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS PADA PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERDASARKAN SELF REGULATION PESERTA DIDIK


Nuzulul Rosyidatul Husna , 4101414047 (2018) KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS PADA PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERDASARKAN SELF REGULATION PESERTA DIDIK. Under Graduates thesis, UNNES.

[thumbnail of KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS PADA PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERDASARKAN SELF REGULATION PESERTA DIDIK]
Preview
PDF (KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS PADA PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERDASARKAN SELF REGULATION PESERTA DIDIK) - Published Version
Download (5MB) | Preview

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis adalah suatu keterampilan pada diri peserta didik agar mampu menggunakan kegiatan atau aktivitas dari pembelajaran matematika untuk memecahkan suatu masalah dalam matematika, masalah dalam ilmu lain dan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah adalah model Problem Based Learning. Menurut Polya soal matematika yang mengukur aspek pemecahan masalah dapat diselesaikan dengan menggunakan langkah-langkah memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana, dan mengecek kembali. Kemampuan dalam membuat rencana strategi serta target yang ingin dicapai dalam belajar merupakan salah satu karakteristik peserta didik yang memiliki self regulation. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik pada Problem Based Learning telah mencapai ketuntasan belajar secara klasikal dan rata-rata, kategorisasi self regulation peserta didik, dan deskripsi kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada Problem Based Learning berdasarkan self regulation peserta didik. Penelitian ini menggunakan mix method model concurrent triangulation. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik SMP Negeri 29 Semarang kelas VIII. Sampel penelitian dan subjek penelitian dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis telah mencapai ketuntasan belajar secara klasikal dan rata-rata. Pada kelas VIII A yang berjumlah 36 peserta didik, diperoleh bahwa self regulation tinggi 6 peserta didik, self regulation sedang 25 peserta didik, dan self regulation rendah 5 peserta didik. Subjek penelitian dengan self regulation tinggi mampu memahami masalah, mampu membuat rencana, mampu melaksanakan rencana, dan cenderung mampu mengecek kembali. Subjek penelitian dengan self regulation sedang mampu memahami masalah, cenderung mampu membuat rencana, mampu melaksanakan rencana, dan cenderung mampu mengecek kembali. Subjek penelitian dengan self regulation rendah mampu memahami masalah, kurang mampu membuat rencana, kurang mampu melaksanakan rencana, dan kurang mampu mengecek kembali.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Kemampuan Pemecahan Masalah; Problem Based Learning (PBL); Self Regulation.
Subjects: Q Science > QA Mathematics
Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Matematika, S1
Depositing User: dina nurcahyani perpus
Date Deposited: 10 Feb 2020 14:37
Last Modified: 10 Feb 2020 14:37
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/34956

Actions (login required)

View Item View Item